
Pemimpin baru di pucuk pimpinan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) telah resmi dilantik. Hans Patuwo kini menjabat sebagai CEO terbaru GOTO, menggantikan Patrick Walujo. Penunjukan ini menandai perubahan penting dalam struktur kepemimpinan perusahaan yang saat ini sedang memperkuat posisinya di pasar digital Indonesia.
Berdasarkan data bulanan registrasi pemegang efek hingga Desember 2025, Hans Patuwo memiliki kepemilikan saham yang lebih besar dibandingkan dengan mantan CEO sebelumnya. Ia ditemukan memiliki 574,82 juta saham GOTO seri A, atau setara dengan 0,05% dari total kepemilikan saham. Angka ini menunjukkan bahwa Hans memiliki peran strategis dalam kebijakan perusahaan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sementara itu, Patrick Walujo, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO, memiliki 365.750.000 saham seri A, atau sekitar 0,03%. Meskipun jumlahnya lebih sedikit, peran dan pengalaman Patrick tetap menjadi bagian penting dari sejarah GOTO.
Di sisi lain, Andre Soelistyo, Co-Founder sekaligus Komisaris GOTO, masih memegang 84 saham seri A. Namun, saham seri B yang dimilikinya mencapai 6,74 miliar, atau setara dengan 0,57% kepemilikan. Setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Andre menjadi satu-satunya pemegang saham seri B yang aktif dalam manajemen perusahaan.
Selain itu, beberapa direksi dan komisaris lain juga memiliki kepemilikan saham di GOTO. Sudhanshu Raheja memiliki 33,85 juta saham, Monica Lynn Mulyanto sebanyak 66,9 juta saham, Catherine Hindra sebesar 493,7 juta saham, dan Agus D. W. Martowardojo sebagai komisaris memiliki 169,5 juta saham. Semua data ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan saham GOTO cukup beragam dan melibatkan banyak tokoh penting.
Hans Patuwo memiliki latar belakang karier yang sangat kuat di bidang teknologi dan bisnis. Ia bergabung dengan Gojek pada tahun 2018 sebagai Chief Operating Officer, fokus pada operasional dan ekosistem mitra driver. Dalam perjalanan karier, ia mulai memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di sana, ia bertanggung jawab atas peluncuran bisnis pinjaman dan aplikasi GoPay.
Pada awal tahun 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo, dengan tanggung jawab untuk membentuk strategi Grup GoTo dan memimpin proyek migrasi Cloud Perseroan. Perannya semakin diperluas ketika ia menjabat Presiden On-Demand Services pada Juli 2025.
Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans pernah bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura di berbagai perusahaan multinasional. Salah satunya adalah sebagai Partner di firma konsultan manajemen McKinsey. Pengalaman ini memberinya wawasan yang luas tentang bisnis global dan manajemen strategis.
Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman yang beragam, Hans Patuwo diharapkan dapat memimpin GOTO menuju pertumbuhan yang lebih pesat dan inovasi yang lebih kreatif. Kepemilikan saham yang signifikan serta peran strategisnya menunjukkan bahwa ia memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan perusahaan.