
Di sebuah rumah sederhana di Dusun Jatipuro, Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, wajah Yayuk Widyaningsih terlihat ceria. Pada hari Selasa (16/12/2025), ia ditemui di rumahnya setelah mendapatkan kejutan besar dalam hidupnya. Perempuan berusia 40 tahun ini kini menjadi istri dari seorang pria asal Turkiye, yang jauh dari tanah airnya.
Pertemuan antara Yayuk dan Armet Ataq terjadi melalui media sosial Facebook. Awalnya, mereka hanya berteman biasa. Namun, hubungan itu berkembang menjadi lebih serius. Armet, yang tinggal di Kota Konya, Turkiye, memutuskan untuk menikahi Yayuk. Meski awalnya ragu, akhirnya Yayuk menerima lamaran Armet setelah ia membuktikan keseriusannya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Perbedaan budaya, bahasa, dan jarak yang jauh menjadi tantangan bagi keduanya. Tidak hanya itu, keluarga Armet awalnya tidak merestui hubungan mereka karena perbedaan negara. Bahkan, nomor HP Yayuk diblokir selama seminggu. Namun, setelah komunikasi dilakukan, orang tua Armet akhirnya memberi restu.
Lamaran dilakukan melalui video call menggunakan aplikasi WhatsApp. Kedua keluarga bertemu secara virtual dengan bantuan penerjemah. Setelah berdiskusi, tanggal pernikahan ditetapkan pada Jumat (5/12/2025). Pada hari itu, Armet datang ke Ngawi, ditemani pemandu dan penerjemah dari Kota Padang.
Ini adalah pertama kalinya Yayuk bertemu Armet secara langsung setelah dua tahun menjalin hubungan melalui media sosial. Pernikahan mereka berlangsung meriah. Acara akad nikah diadakan pada Jumat (5/12/2025), kemudian dilanjutkan dengan resepsi di rumah Yayuk. Biaya resepsi mencapai Rp 100 juta, yang sepenuhnya ditanggung oleh Armet. Keluarga Yayuk hanya membantu bagian konsumsi tamu.
Setelah menikah, Yayuk dan Armet berencana tinggal di Turkiye. Armet akan tetap bekerja sebagai apoteker di negaranya untuk menafkahi istrinya. "Jika ingin tinggal di sini, Armet bingung mau kerja apa," ujar Yayuk.
Ayah Yayuk, Wage, mengaku tidak menyangka anaknya akan memiliki suami dari luar negeri. Namun, ia merestui hubungan tersebut karena yakin itu adalah takdir. "Kami hanya mendoakan yang terbaik bagi keduanya," kata Wage.
Wage juga menyatakan bahwa Armet dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah akrab, dan penyayang anak-anak. Bagi keluarga Yayuk, Armet adalah pasangan yang layak untuk putrinya. Mereka percaya bahwa pernikahan ini akan membawa kebahagiaan dan keberhasilan bagi kedua belah pihak.