Changan Indonesia Siap Luncurkan Mobil REEV Tahun Depan

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Changan Indonesia Siap Luncurkan Mobil REEV Tahun Depan

Teknologi REEV Diperkenalkan di Indonesia

Changan, sebuah merek mobil ternama, berencana untuk memperkenalkan mobil listrik dengan mesin bantu atau yang dikenal sebagai REEV (Range Extended Electric Vehicle) di pasar Indonesia pada tahun depan. Teknologi ini menawarkan solusi bagi pengguna kendaraan listrik yang khawatir dengan jarak tempuh terbatas.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

REEV adalah jenis kendaraan listrik yang didukung oleh baterai, tetapi dilengkapi dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator. Mesin ini tidak langsung menggerakkan roda, tetapi digunakan untuk mengisi ulang baterai saat dibutuhkan. Hal ini membuat jarak tempuh mobil menjadi lebih jauh dibandingkan mobil listrik biasa.

Changan memiliki potensi besar untuk menjadi pemain pertama dalam menjual mobil dengan konfigurasi REEV di Indonesia. Namun, apa alasan utama di balik kehadiran teknologi ini di pasar Nusantara?

Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, menjelaskan bahwa hasil studi yang dilakukan perusahaan di Thailand dan Indonesia menunjukkan bahwa REEV bisa menjadi solusi bagi pengguna mobil listrik yang merasa cemas akan jarak tempuhnya. "Kami ingin sejalan dengan pemerintah dalam upaya menurunkan emisi karbon dan mengurangi konsumsi BBM. Kami juga ingin mempercepat proses peralihan konsumen menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan," ujar Setiawan di Chongqing, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, REEV mampu menghilangkan rasa cemas terhadap jarak tempuh saat menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jauh. Baterai mobil ini cukup besar untuk digunakan di perkotaan, sedangkan mesin bensin dapat terus mengisi baterai sehingga kendaraan bisa melanjutkan perjalanan lebih jauh.

"Secara dasar, REEV adalah mobil listrik, tetapi ada mesin yang berfungsi sebagai generator. Mesin tersebut tidak menggerakkan roda. Di kota, mobil bisa full listrik, dan ketika ingin keluar kota, pengemudi tidak perlu khawatir," tambah Setiawan.

Contoh nyata dari mobil REEV adalah Deepal S05 REEV yang telah dijual di Thailand. Kapasitas baterainya mencapai 27 kWh, dengan mesin 1.500cc sebagai generator. Jarak tempuh EV saja mencapai 170 km (NEDC), namun jika dikombinasikan dengan bensin dan tangki penuh (45 liter), jarak tempuh bisa mencapai 1.000 km.

Keuntungan dan Potensi Pasar REEV

Teknologi REEV menawarkan beberapa keuntungan yang menarik bagi konsumen. Pertama, mobil ini memberikan fleksibilitas dalam penggunaan. Pengemudi dapat menggunakan mobil secara full listrik di kota-kota besar, sementara mesin bensin membantu memperpanjang jarak tempuh ketika bepergian ke luar kota.

Kedua, REEV juga menjadi solusi bagi pengguna yang masih ragu dengan infrastruktur pengisian daya. Dengan adanya mesin bensin, pengemudi tidak perlu khawatir tentang kehabisan baterai selama perjalanan.

Selain itu, penggunaan REEV juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara dan konsumsi bahan bakar minyak. Dengan mengurangi ketergantungan pada BBM, mobil ini membantu menjaga keberlanjutan lingkungan.

Tantangan dan Peluang

Meskipun memiliki banyak keunggulan, pengenalan REEV di Indonesia juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah penyesuaian terhadap regulasi dan infrastruktur yang sudah ada. Selain itu, konsumen mungkin masih perlu waktu untuk memahami dan menerima teknologi baru ini.

Namun, peluang pasar sangat besar. Dengan meningkatnya kesadaran akan lingkungan dan kebutuhan akan mobilitas yang lebih efisien, REEV bisa menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang.

Kesimpulan

Dengan rencana Changan untuk memperkenalkan mobil REEV di Indonesia, teknologi ini berpotensi menjadi solusi inovatif bagi pengguna kendaraan listrik. Dengan kombinasi baterai dan mesin bensin, mobil ini menawarkan fleksibilitas, efisiensi, dan dukungan lingkungan yang kuat. Dengan demikian, REEV bisa menjadi langkah penting dalam transformasi transportasi di Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan