Changan Siap Tantang Pasar Mobil Listrik RI

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Changan Siap Tantang Pasar Mobil Listrik RI

Changan Automobile menjadi jenama otomotif baru asal Tiongkok yang siap memperkuat pasar mobil listrik di Indonesia. Perusahaan ini akan segera meluncurkan dua model terbarunya, yaitu Deepal S07 dan Lumin L DC, pada akhir November dalam acara Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menyatakan bahwa kedua mobil tersebut akan dijual dengan harga yang kompetitif, sesuai dengan kelas dan spesifikasi masing-masing. Meski demikian, ia belum mengungkapkan secara pasti berapa banderol harganya.

Namun, jika merujuk pada laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Jakarta, harga Deepal S07 diperkirakan berkisar antara Rp 580 juta hingga Rp 611 juta. Sementara itu, harga untuk Lumin L berada di kisaran Rp 194 juta.

"Kami harus membuat harga cukup terjangkau. Cukup terjangkau bukan berarti harus paling murah juga. Namun, relatif bisa terjangkau dan kompetitif," ujar Setiawan kepada wartawan di Chongqing, Tiongkok, pada Rabu (22/10).

Setiawan menegaskan bahwa meskipun produk Changan kompetitif, perusahaan tidak akan ikut terlibat dalam perang harga demi menarik minat pasar. Menurutnya, strategi perang harga justru merugikan pabrikan, dealer, maupun konsumen.

"Price war menurut saya tidak menguntungkan bagi semua pihak. Kompetitif bukan berarti harus ikut dalam price war. Jika price war terjadi, maka bisa saja tidak ada profit, sehingga salah satu saluran distribusi tidak bisa bertahan," jelasnya.

Perang harga antar pabrikan semakin marak belakangan ini. Keluarnya produk baru dari brand tertentu dengan harga murah membuat jenama lain rela memangkas harga mobilnya agar tidak kehilangan konsumen. Akibatnya, harga mobil listrik bekas juga turut anjlok.

Setiawan menilai kondisi tersebut merupakan kebijakan masing-masing perusahaan. Namun, bagi Changan, strategi perang harga bisa berdampak pada lumpuhnya fungsi distribusi, dan hal ini tidak akan dilakukan.

Ia menegaskan bahwa Changan ingin berkelanjutan dalam jangka panjang di Indonesia dengan menjaga keuangan yang sehat.

"Harus seimbang, tidak boleh salah satu sisi lebih, sisi lain rugi. Jadi, akhirnya pincang. Jika seimbang, semuanya bisa hidup. Karena jangan lupa biaya operasi semakin hari makin tinggi. Paling tidak setiap tahun UMR pasti naik," tutupnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan