Cina Perketat Pajak Online, Amazon dan Shein Diminta Serahkan Data

admin.aiotrade 14 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Cina Perketat Pajak Online, Amazon dan Shein Diminta Serahkan Data

Otoritas pajak Tiongkok mengambil langkah tegas dengan meminta sejumlah platform e-commerce global, termasuk Amazon, AliExpress, Temu, dan Shein, untuk menyediakan data penjualan dari pedagang asal Tiongkok. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperketat pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak yang dilakukan oleh para penjual lintas negara.

Menurut laporan Bloomberg (13/11), kantor pajak di berbagai daerah Tiongkok telah meminta data pendapatan dari pedagang untuk kuartal III 2024. Tujuan utama dari permintaan ini adalah untuk membandingkan angka penjualan aktual dengan laporan pajak yang diajukan oleh para pedagang. Dengan demikian, otoritas dapat memastikan bahwa tidak ada kecurangan atau kesenjangan antara realitas bisnis dan laporan resmi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Amazon mulai menyerahkan data pada pertengahan Oktober, sementara platform-platform lokal Tiongkok seperti AliExpress, Temu, dan Shein telah lebih dulu melaksanakan permintaan tersebut. Regulator Tiongkok menegaskan bahwa permintaan data ini bukanlah tanda adanya pelanggaran, tetapi hanya sebagai bentuk pengawasan untuk memastikan kepatuhan pajak dari para pelaku bisnis.

Dengan akses ke data yang lebih akurat, regulator dapat mendeteksi pendapatan eksportir online yang sering kali jauh lebih tinggi daripada laporan pajak mereka. Jika para pedagang harus menyesuaikan laporan pajak mereka, maka mereka bisa dikenai PPN hingga 13% ditambah pajak korporasi. Hal ini berpotensi menggerus margin keuntungan perusahaan.

Beberapa perusahaan ritel besar seperti Ace Hardware kembali memperluas operasinya di Indonesia, sedangkan Aprindo yakin bahwa industri ritel masih prospektif. Di sisi lain, Bumi Resources (BUMI) juga menunjukkan geliat dengan mengakuisisi 45% saham tambang bauksit Laman Mining.

Kualitas udara di Bekasi menjadi yang terbaik di Indonesia pagi ini, menunjukkan kondisi lingkungan yang relatif baik di kawasan tersebut.

Berdasarkan regulasi pajak Tiongkok, perusahaan dengan pendapatan tahunan lebih dari 5 juta yuan (sekitar Rp 11,5 miliar dengan kurs Rp 2.350 per yuan) wajib membayar PPN hingga 13%. Namun, pedagang bisa dibebaskan dari pajak jika memiliki dokumen ekspor lengkap. Sayangnya, banyak penjual online kesulitan memenuhi persyaratan ini karena struktur bisnis yang tidak sepenuhnya formal.

Sebagai informasi, penjual asal Tiongkok kini menyumbang lebih dari separuh basis penjual aktif di Amazon secara global. Amazon menyatakan bahwa pihaknya selalu mematuhi hukum dan regulasi di setiap negara tempat beroperasi. Namun, otoritas pajak Tiongkok serta Shein, Temu, dan AliExpress belum memberikan komentar resmi terkait hal ini.

Banyak penjual di Tiongkok daratan diketahui mendirikan puluhan hingga ratusan perusahaan di berbagai kota. Alasannya adalah setiap perusahaan hanya boleh mengoperasikan satu toko di Amazon. Barang biasanya dikirim dari perusahaan di Tiongkok daratan ke entitas di Hong Kong yang secara formal memiliki toko dan mengelola penjualan. Hal ini memungkinkan penghindaran pajak korporat.

Di dalam negeri, pedagang hanya melaporkan penjualan dari satu entitas sehingga pajak yang dibayarkan minimal. Beberapa penjual juga diketahui menyiasati tarif impor AS dengan menaikkan harga atau melaporkan nilai produk lebih rendah ke bea cukai. Hal ini menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan pajak yang perlu segera diperbaiki.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan