Kali Cikeas Menelan Dua Bocah Saat Mencoba Menyelamatkan Temannya
Pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, dua bocah berinisial R (13) dan A (9) hilang terseret arus Kali Cikeas yang berlokasi di Perumahan Nusapala, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kejadian ini terjadi saat kedua korban sedang bermain bersama tiga temannya di sekitar aliran sungai tersebut.
Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Erdi Jatmiko, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika lima anak sedang bermain di sekitar Kali Cikeas. Salah satu dari mereka berpura-pura tenggelam, sehingga memicu reaksi dari dua korban untuk mencoba menolongnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dua Korban Berniat Menolong Temannya

Melihat temannya berpura-pura tenggelam, R dan A langsung berusaha menyelamatkannya dengan cara menyelam ke dalam Kali Cikeas. Namun, apa yang tidak diduga, keduanya justru terbawa arus aliran sungai saat mencoba membantu temannya. Arus yang cukup deras membuat mereka sulit untuk kembali ke daratan.
Erdi mengatakan, personel rescue Kantor SAR Jakarta melalui Unit Siaga SAR Bekasi sudah segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban. Pihak SAR juga telah mempersiapkan peralatan khusus untuk operasi penyelamatan di air.
Pencarian Masih Berlangsung

Menurut Erdi, pencarian terhadap R dan A masih dilakukan secara intensif. Anggota SAR Bekasi telah dilengkapi dengan peralatan SAR air untuk mencari korban. Selain itu, pihak SAR juga berkoordinasi dengan petugas lainnya yang berada di lokasi kejadian.
“Kami berupaya pencarian dilakukan dengan pengamatan secara visual pada malam ini di sekitar lokasi kejadian,” ujar Erdi. Ia menambahkan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.
Sejumlah Personel Gabungan Dikerahkan

Erdi juga menyampaikan bahwa selain SAR Bekasi, pencarian juga dibantu oleh BPBD Kota Bekasi, TNI, Polri, dan para relawan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, upaya pencarian semakin luas dan efektif.
“Puluhan personel SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban,” jelas Erdi. Ia menegaskan bahwa semua pihak bekerja sama untuk memastikan keselamatan para korban.
Hingga saat ini, pencarian terhadap R dan A masih berlangsung. Keluarga korban dan masyarakat setempat sangat berharap agar kedua bocah tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.