Cole Allen Ancam Tembak Trump, Secret Service Ungkap Cara Menghentikannya

Cole Allen Ancam Tembak Trump, Secret Service Ungkap Cara Menghentikannya

Penembakan di Jamuan Makan Malam Trump: Kekuatan Pengamanan Berlapis Gagalkan Aksi

Kemampuan pengamanan yang kuat berhasil mencegah aksi penembakan yang nyaris terjadi selama jamuan makan malam yang dihadiri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pelaku, Cole Tomas Allen, mencoba mengganggu acara tersebut dan berupaya menciptakan tragedi nasional. Namun, US Secret Service atau Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) berhasil menggagalkan rencana itu sejak awal.

Wakil Direktur US Secret Service, Matthew Quinn, menyatakan bahwa pelaku telah dilumpuhkan oleh sistem pengamanan berlapis yang dimiliki lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa kekuatan dari sistem ini terbukti efektif dalam mencegah ancaman yang lebih besar.

Malam ini, seorang pengecut berusaha menciptakan tragedi nasional. Ia meremehkan kemampuan perlindungan US Secret Service dan berhasil dihentikan sejak kontak pertama, ujar Quinn pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. Quinn juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Secret Service serta mitra penegak hukum yang dinilai sigap menangani situasi.

Kronologi Kejadian

Insiden penembakan terjadi di Washington Hilton, lokasi berlangsungnya jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih. Berikut adalah kronologi kejadian:

  • Sekitar pukul 20.35 waktu setempat, suara tembakan terdengar dan para tamu langsung berlindung.
  • Tak lama kemudian, agen Secret Service bergegas mengevakuasi Trump dan jajaran kabinetnya dari ruangan.
  • Pada pukul 21.17, Trump menyampaikan pernyataan pertamanya melalui media sosial, memastikan bahwa pelaku telah ditangkap.
  • Sekitar pukul 21.36, Trump mengonfirmasi bahwa dirinya meninggalkan lokasi atas permintaan aparat penegak hukum.
  • Pada pukul 22.29, Trump membagikan rekaman yang diduga menunjukkan awal kejadian, disusul dengan foto pelaku.
  • Satu menit kemudian, sekitar pukul 22.30, Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih bersama Direktur FBI Kash Patel dan Jaksa Agung sementara AS Todd Blanche. Dalam kesempatan itu, Trump menyebut pelaku diduga bertindak seorang diri atau lone wolf.
  • Sekitar pukul 22.50, sejumlah media AS mengungkap identitas pelaku sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California.
  • Tak lama setelah itu, sekitar pukul 23.10, aparat terlihat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Torrance yang diduga terkait pelaku.
  • Kemudian pada pukul 23.15, Jaksa AS untuk Distrik Columbia Jeanine Pirro menyatakan bahwa pelaku akan segera didakwa secara resmi di pengadilan federal.

Sosok Cole Allen

Berdasarkan laporan CNN, Cole Tomas Allen merupakan pria berusia 31 tahun asal Torrance, California, wilayah pinggiran Los Angeles. Ia diketahui pernah bekerja sebagai tutor setelah lulus dari California Institute of Technology. Polisi menyebut Allen merupakan tamu di hotel tempat acara berlangsung dan membawa sejumlah senjata, termasuk senjata api dan pisau.

Setelah insiden, Allen dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan dijadwalkan menjalani proses hukum lebih lanjut pada Senin (27/4/2026) mendatang. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan jamuan Trump.