
aiotrade,
PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memprediksi sektor pariwisata daerah akan tetap tumbuh positif selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Meski begitu, pihaknya menghadapi tantangan berupa potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah destinasi wisata.
Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Vita Sandra, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh kepala dinas pariwisata kabupaten dan kota untuk memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan dalam penyelenggaraan pariwisata selama Nataru.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Imbauan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Pariwisata serta arahan Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya saat berbicara dengan Bisnis, Selasa (16/12/2025).
Menurut Vita, terdapat lima daerah di Sumsel yang masuk kategori siaga bencana, yaitu Pagar Alam, OKU, Prabumulih, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. Wilayah tersebut memiliki potensi banjir dan longsor, namun menjadi destinasi wisata favorit saat libur panjang.
Oleh karena itu, pihaknya juga meminta pemerintah setempat melakukan pengawasan intensif, termasuk penutupan sementara destinasi wisata alam jika cuaca ekstrem terjadi.
“Contohnya di Pagar Alam, ketika kondisi cuaca ekstrem, aktivitas pendakian langsung ditutup. Begitu juga kawasan yang licin atau rawan longsor, akan diumumkan penutupan sementara baik melalui pengumuman langsung maupun media sosial,” jelasnya.
Vita mengakui bahwa kondisi cuaca yang kurang kondusif selama momen libur memang menjadi tantangan tersendiri untuk mendongkrak pariwisata. Namun, agar pergerakan sektor tersebut tetap naik, salah satu strategi yang didorong adalah promosi wisata di wilayah perkotaan, seperti Palembang.
“Seperti staycation di hotel, wisata kuliner, city tour, dan destinasi dalam kota. Dengan begitu, peredaran uang di sektor pariwisata tetap berjalan,” kata Vita.
Dia menambahkan, secara historis kunjungan wisatawan saat Nataru di Sumsel diperkirakan meningkat lebih dari 50%. Kendati di tahun ini kondisi cuaca diperkirakan hujan ekstrem, pihaknya tetap optimis mampu mencapai angka yang sama.
“Kalau dari data BPS sebenarnya kita sudah melampaui target tahun ini, tercatat sudah mau 20 juta kunjungan untuk wisnus. Dan untuk Nataru semoga akan sama lonjakan kunjungannya, karena kita tidak harus selalu mengukur dari jumlah yang datang tapi juga dari peredaran uang di pariwisata,” tutupnya.
Strategi Peningkatan Pariwisata Selama Nataru
Beberapa strategi yang digunakan oleh pemerintah Sumsel untuk meningkatkan sektor pariwisata selama Nataru antara lain:
- Promosi wisata perkotaan: Fokus pada destinasi dalam kota seperti Palembang, termasuk staycation di hotel, wisata kuliner, dan city tour.
- Pengawasan ketat: Pemerintah setempat diminta untuk melakukan pengawasan intensif di daerah-daerah yang berpotensi bencana.
- Penutupan sementara destinasi: Jika terjadi cuaca ekstrem, destinasi wisata alam akan ditutup sementara.
- Komunikasi melalui media sosial: Pengumuman penutupan destinasi dilakukan melalui media sosial untuk memberi informasi kepada wisatawan.
Perkembangan Kunjungan Wisatawan
Secara historis, kunjungan wisatawan selama Nataru di Sumsel biasanya meningkat lebih dari 50%. Meskipun ada prediksi cuaca ekstrem, pihak pemerintah tetap optimis bisa mencapai angka yang sama.
Selain jumlah kunjungan, peredaran uang di sektor pariwisata juga menjadi indikator penting. Dengan adanya promosi wisata di kota-kota besar, diharapkan dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Sumsel berharap sektor pariwisata tetap berkembang meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem.