
Pemetaan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia
Data yang dirangkum oleh MapBiomas Fire menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia selama 25 tahun terakhir memiliki pola penyebaran yang sangat terkonsentrasi. Sebanyak 80% dari total kebakaran nasional hanya terjadi di sepuluh provinsi, dengan Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar, mencapai lebih dari 1,75 juta hektare.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di tingkat administratif yang lebih detail, sepuluh kabupaten atau kota menyumbang sekitar 36% dari total kebakaran nasional. Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Kabupaten Merauke, yang tercatat sebagai wilayah dengan kebakaran terluas, yaitu lebih dari 500 ribu hektare.
Sesilia Maharani Putri, Koordinator Teknis MapBiomas Fire Indonesia, menjelaskan bahwa temuan ini menegaskan pentingnya fokus dalam penanganan karhutla pada wilayah-wilayah tertentu. Ia menekankan bahwa jika ingin melihat data lebih rinci, perlu diperhatikan sepuluh provinsi tersebut karena kebakaran di sana sudah mewakili sebagian besar kebakaran di Indonesia.
Mayoritas Kebakaran Terjadi di Kalimantan dan Sumatra
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sebagian besar terkait dengan aktivitas manusia. Wilayah Kalimantan dan Sumatra menjadi daerah yang paling rentan terhadap kebakaran. Dalam periode 2000 hingga 2024, sekitar 9,5 juta hektare wilayah Indonesia terbakar, sesuai dengan data yang dikumpulkan oleh MapBiomas.
Selain itu, perluasan lahan perkebunan sawit juga menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan risiko karhutla selama tiga dekade terakhir. Perubahan penggunaan lahan yang tidak terkendali sering kali memicu kebakaran yang sulit dipadamkan.
Daftar 10 Provinsi dengan Kebakaran Terluas
Berdasarkan visualisasi data MapBiomas Fire, berikut adalah 10 provinsi dengan luasan kebakaran terbesar:
- Kalimantan Tengah seluas 1.791.486 ha
- Sumatra Selatan seluas 1.007.477 ha
- Riau seluas 1.002.655 ha
- Kalimantan Barat seluas 944.645 ha
- Papua Selatan seluas 726.043 ha
- Nusa Tenggara Timur seluas 667.662 ha
- Kalimantan Selatan seluas 533.066 ha
- Kalimantan Timur seluas 415.566 ha
- Jawa Timur seluas 301.690 ha
- Sumatra Utara seluas 232.717 ha
Daftar 10 Kabupaten/Kota Penyumbang Kebakaran Terbesar
Pada tingkat kabupaten/kota, kebakaran semakin terkonsentrasi. Sepuluh kabupaten atau kota menyumbang sekitar 36% dari total kebakaran nasional. Berikut urutan kabupaten/kota dengan luasan kebakaran terbesar:
- Kabupaten Merauke seluas 657.654 ha
- Kabupaten Ogan Komering Ilir seluas 533.824 ha
- Kabupaten Ketapang seluas 430.699 ha
- Kabupaten Pulang Pisau seluas 321.784 ha
- Kabupaten Seruyan seluas 299.439 ha
- Kabupaten Sumba Timur seluas 279.825 ha
- Kabupaten Kapuas seluas 269.811 ha
- Kotawaringin Timur seluas 253.786 ha
- Kabupaten Rokan Hilir seluas 228.186 ha
- Kabupaten Bengkalis seluas 210.950 ha
Dengan data ini, dapat disimpulkan bahwa penanganan karhutla harus lebih fokus pada wilayah-wilayah yang paling rentan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran yang merusak lingkungan dan mengancam kehidupan masyarakat.