Daftar 12 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Daftar 12 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO

Geopark di Indonesia: Warisan Alam yang Menggabungkan Keunikan Geologi, Budaya, dan Ekosistem

Indonesia, sebuah negara yang terletak di jalur cincin api global, memiliki kekayaan geologi yang luar biasa. Dari pegunungan berapi yang menjulang tinggi hingga lanskap karst yang menakjubkan, seluruh wilayah ini penuh dengan potensi alam yang unik. Salah satu konsep konservasi yang muncul untuk melindungi dan mengelola kekayaan ini adalah Geopark. Geopark adalah area yang mencakup nilai geologi signifikan, serta unsur arkeologi, ekologi, dan budaya, yang dikelola secara terpadu untuk tujuan konservasi, pendidikan, dan pembangunan ekonomi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Saat ini, terdapat 12 geopark di Indonesia yang telah diakui sebagai Geopark Global UNESCO hingga tahun 2025. Berikut ini adalah daftar lengkap dari geopark tersebut:

  • Geopark Batur
    Geopark Batur adalah geopark pertama di Indonesia yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2012. Terletak di Kabupaten Bangli, Bali, geopark ini menawarkan keindahan alam yang terbentuk dari jejak erupsi Gunung Batur. Gunung Batur masih aktif dan menghasilkan batuan yang digunakan penduduk untuk membangun rumah. Di dalamnya terdapat 21 situs warisan alam, termasuk Museum Geopark Batur yang menampilkan peninggalan sejarah dari erupsi besar.

  • Geopark Gunung Sewu
    Geopark ini ditetapkan sebagai Geopark Global UNESCO pada tahun 2015. Terletak di tiga kabupaten yaitu Gunung Kidul, Wonogiri, dan Pacitan, Geopark Gunung Sewu memiliki peninggalan budaya Paleolitik dan Neolitik. Total ada 33 situs warisan alam yang tersebar di wilayah ini.

  • Geopark Gunung Rinjani
    Diakui oleh UNESCO pada tahun 2018, Geopark Gunung Rinjani menawarkan kombinasi keanekaragaman hayati, geologi, dan budaya. Wilayah ini memiliki flora dan fauna endemik seperti anggrek Vanda limbata dan burung hantu Rinjani. Geopark ini berada di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Timur.

  • Geopark Ciletuh
    Geopark Ciletuh ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2018. Kawasan ini dikelilingi oleh dataran aluvial dengan batuan unik dan pemandangan indah. Selain perbukitan berbatu, Geopark Ciletuh juga memiliki pantai-pantai yang diminati para peselancar.

  • Geopark Danau Toba
    Salah satu geopark terkenal di dunia, Danau Toba terbentuk dari letusan Gunung Toba puluhan ribu tahun lalu. Geopark ini memiliki lanskap alam yang luar biasa dan potensi pariwisata yang besar.

  • Geopark Ijen
    Geopark Ijen tidak hanya menawarkan keunikan geologi dan budaya, tetapi juga fenomena api biru yang terkenal. Selain itu, geopark ini memiliki danau paling asam di dunia. Lokasinya berada di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur.

  • Geopark Belitung
    Geopark Belitung, yang terletak di Provinsi Bangka Belitung, memiliki warisan geologi bernilai tinggi seperti penampakan geomorfologi batuan granit dan sisa-sisa gunung berapi bawah laut purba. Geopark ini diakui oleh UNESCO sejak 2011.

  • Geopark Maros Pangkep
    Diakui sebagai Geopark Global UNESCO pada tahun 2023, Geopark Maros Pangkep merupakan kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok Selatan. Wilayah ini menawarkan bentang alam kelas dunia seperti menara karst dan ratusan gua yang dulunya menjadi tempat tinggal manusia prasejarah.

  • Geopark Merangin
    Geopark Merangin memiliki fosil flora Jambi yang unik, yaitu fosil tumbuhan dari masa Permian Awal. Daerah ini juga merupakan rumah bagi berbagai kelompok masyarakat adat.

  • Geopark Raja Ampat
    Terletak di Papua Barat Daya, Geopark Raja Ampat dikenal sebagai "Karst Zamrud di Khatulistiwa". Ekosistem laut dan daratnya menyimpan ratusan spesies unik dan langka.

  • Geopark Kebumen
    Geopark Kebumen menawarkan kekayaan geologi yang luar biasa, termasuk Pantai Menganti dan formasi batuan tertua di Pulau Jawa. Wilayah ini juga memiliki delapan situs biologi dan sepuluh situs budaya.

  • Geopark Meratus
    Terletak di Kalimantan Selatan, Geopark Meratus melestarikan sejarah geologi yang terbentuk dari tumbukan dua lempeng benua. Area ini memiliki formasi batuan ophiolite yang sangat penting dalam catatan geologi Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan