
Pengusulan 40 Nama Tokoh untuk Gelar Pahlawan Nasional
Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyerahkan sebanyak 40 nama tokoh calon Pahlawan Nasional kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon. Proses ini merupakan hasil dari seleksi ketat yang melibatkan berbagai tahapan mulai dari pengusulan tingkat daerah hingga kajian historis dan akademik oleh tim ahli.
Menurut Kemensos, seluruh calon yang diajukan dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap bangsa dan negara. Kontribusi tersebut mencakup perjuangan kemerdekaan, pembangunan nasional, serta pengabdian di bidang sosial, budaya, dan kemanusiaan. Penyerahan daftar nama ini menjadi langkah penting menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, di mana Presiden akan menetapkan beberapa nama untuk resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Fadli Zon dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan GTK akan memimpin proses finalisasi penilaian, sebelum rekomendasi akhir diserahkan kepada Presiden untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan resmi. Menurut Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, proses pengusulan dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat kabupaten/kota bersama masyarakat setempat, ahli sejarah, serta bukti-bukti pendukung dari proses tersebut.
Proses ini kemudian dibawa ke tingkat provinsi, lalu ke Kementerian Sosial. Setelah melewati Kementerian Sosial, usulan tersebut diproses lebih lanjut sebelum naik ke Dewan Gelar. Gus Ipul menjelaskan bahwa 40 nama tersebut sudah diusulkan sejak lama.
Berikut adalah daftar nama-nama yang diajukan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional:
Usulan pada 2025
- KH. Muhammad Yusuf Hasyim - Jawa Timur
- Demmatande - Sulawesi Barat
- KH. Abbas Abdul Jamil - Jawa Barat
- Marsinah - Jawa Timur
Usulan Tunda 2024
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah - Sumatera Barat (Diusulkan pada 201)
- Abdoel Moethalib Sangadji - Maluku (Diusulkan pada 2023)
- Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin - DKI Jakarta (Diusulkan pada 2010)
- Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu - Sulawesi Utara (Diusulkan pada 2023)
- Mr. Gele Harun - Lampung (Diusulkan pada 2023)
- Letkol Moch. Sroedji - Jawa Timur (Diusulkan pada 2019)
- Prof. Dr. Aloei Saboe - Gorontalo (Diusulkan Tahun 2021)
- Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2010)
- Mahmud Marzuki - Riau (Diusulkan Tahun 2022)
- Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar - Aceh (Diusulkan Tahun 2021)
- Drs. Franciscus Xaverius Seda - Nusa Tenggara Timur (Diusulkan Tahun 2012)
- Andi Makkasau Parenrengi Lawawo - Sulawesi Selatan (Diusulkan Tahun 2010)
- Tuan Rondahaim Saragih - Sumatera Utara (Diusulkan Tahun 2020)
- Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma - Jawa Barat (Diusulkan Tahun 2024)
- K.H. Wasyid - Banten (Diusulkan Tahun 2024)
- Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2024)
Usulan Memenuhi Syarat Diajukan Kembali (2011-2023)
- Syaikhona Muhammad Kholil - Jawa Timur (Diusulkan Tahun 2021)
- K.H. Abdurrahman Wahid - Jawa Timur (Diusulkan Tahun 2010)
- H.M. Soeharto - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2010)
- K.H. Bisri Syansuri - Jawa Timur (Diusulkan Tahun 2020)
- Sultan Muhammad Salahuddin - Nusa Tenggara Barat (Diusulkan Tahun 2012)
- Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf - Sulawesi Selatan (Diusulkan Tahun 2010)
- H.B. Jassin - Gorontalo (Diusulkan Tahun 2022)
- Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja - Jawa Barat (Diusulkan Tahun 2022)
- M. Ali Sastroamidjojo - Jawa Timur (Diusulkan Tahun 2023)
- dr. Kariadi - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2020)
- R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2023)
- Basoeki Probowinoto - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2023)
- Raden Soeprapto - Jawa Tengah (Diusulkan Tahun 2010)
- Mochamad Moeffreni Moe'min - DKI Jakarta (Diusulkan Tahun 2018)
- K.H. Sholeh Iskandar - Jawa Barat (Diusulkan Tahun 2023)
- Syekh Sulaiman Ar-Rasuli - Sumatera Barat (Diusulkan Tahun 2022)
- Zainal Abidin Syah - Maluku Utara (Diusulkan Tahun 2021)
- Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy - Maluku (Diusulkan Tahun 2021)
- Chatib Sulaiman - Sumatera Barat (Diusulkan Tahun 2023)
- Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri - Sulawesi Tengah (Diusulkan Tahun 2010)