Daftar Gelar Tai Tzu-ying Sebelum Gantung Raket, Rekor Tunggal Putri Terlama Dunia

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Daftar Gelar Tai Tzu-ying Sebelum Gantung Raket, Rekor Tunggal Putri Terlama Dunia
Daftar Gelar Tai Tzu-ying Sebelum Gantung Raket, Rekor Tunggal Putri Terlama Dunia

Perjalanan Karier Tai Tzu-ying yang Menginspirasi

Tai Tzu-ying, atlet bulu tangkis tunggal putri asal Taiwan, telah menorehkan sejarah dalam dunia olahraga ini. Dengan prestasi yang luar biasa, ia akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia bulu tangkis. Keputusan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resminya pada Jumat (7/11/2025) malam WIB. Tai Tzu-ying mengungkapkan bahwa cedera lutut yang dialaminya sepanjang 2024 menjadi salah satu alasan utama ia memutuskan untuk berhenti.

"Sebuah bab yang indah telah berakhir. Terima kasih, bulu tangkis, untuk segala hal yang telah kau berikan padaku," tulisnya. Ia juga menyampaikan bahwa tahun lalu merupakan masa tersulit dalam karier yang ia jalani. Sebelum Olimpiade, ia tidak yakin apakah kakinya yang cedera akan mengizinkannya bertanding, tetapi ia memberikan segalanya. "Orang lain tidak menyerah padaku, jadi aku tidak boleh menyerah pada diriku sendiri."

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada akhirnya, cederanya memaksanya untuk meninggalkan lapangan. Ia mengakui bahwa ia tidak bisa mengakhiri karier seperti yang diharapkan, dan butuh waktu baginya untuk menerima kenyataan itu. Setelah menjalani operasi dan rehabilitasi panjang pada kedua kaki, ia berterima kasih kepada semua orang yang mendukung pemulihan dirinya.

"Saya belum memutuskan apa yang akan saya lakukan selanjutnya, tapi untuk saat ini, saya akan menikmati hidup tanpa jam alarm." Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah menjadi bagian dari perjalanannya. "Era Tai Tzu-ying (TTY) telah berakhir, tapi semoga semangat TTY tetap bersama kalian selalu."

Awal Kariernya yang Menjanjikan

Tai Tzu-ying lahir pada 20 Juni 1994. Turnamen internasional pertamanya adalah Vietnam International Challenge 2007, meskipun ia gagal menembus 32 besar. Namun, setelahnya, ia aktif mengikuti berbagai turnamen hingga berhasil meraih gelar pertamanya di ajang US Open 2011 yang masuk kalender turnamen BWF Grand Prix.

Pada periode 2007–2017, BWF masih membagi kejuaraan bulu tangkis dalam delapan tingkatan. Di antaranya ada Turnamen BWF (Piala Thomas, Piala Uber, Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia, dan Olimpiade), Super Series Premier, Super Series, Grand Prix Gold, Grand Prix, International Challenge, International Series, dan Future Series. Selama periode tersebut, Tai Tzu-ying berhasil memenangkan banyak gelar, termasuk Dubai World Superseries Finals 2014 dan 2016, serta All England 2017.

Setelah 2018, BWF mengeluarkan format baru yang hanya terdiri dari tiga tingkatan: Grade 1, Grade 2, dan Grade 3. Di bawah format baru ini, Tai Tzu-ying berhasil mengoleksi total 17 gelar juara, mulai dari Super 300, Super 500, Super 750, hingga Super 1000. Beberapa gelar yang ia raih antara lain All England 2018, BWF World Tour Finals 2020, dan Indonesia Open 2022.

Rekor yang Tak Terbantahkan

Bersamaan dengan banyaknya gelar juara yang ia raih, ranking dunia Tai Tzu-ying juga meningkat pesat. Hingga saat ini, ia masih menjadi tunggal putri yang menduduki peringkat satu dunia dengan durasi terlama. Tai Tzu-ying tercatat menduduki peringkat satu dunia selama 214 minggu, mulai dari 2 Desember 2016 hingga 25 Juli 2018.

Rekor ini membuatnya unggul atas atlet-atlet ternama lainnya seperti Li Xuerui (China: 124 minggu), Wang Yihan (China: 116 minggu), Carolina Marín (Spanyol: 66 minggu), dan An Se-young (Korea Selatan: 60 minggu).

Daftar Gelar Lengkap Tai Tzu-ying

Berikut adalah daftar lengkap gelar yang diraih oleh Tai Tzu-ying di berbagai turnamen:

BWF Grand Prix (3 gelar)

  • US Open 2011
  • Chinese Taipei Open 2012
  • Chinese Taipei Open 2016

BWF Superseries (12 gelar)

  • Japan Open 2012
  • Malaysia Open 2013
  • Hong Kong Open 2014
  • Dubai World Superseries Finals 2014
  • Indonesia Open 2016
  • Hong Kong Open 2016
  • Dubai World Superseries Finals 2016
  • All England 2017
  • Malaysia Open 2017
  • Singapore Open 2017
  • French Open 2017
  • Hong Kong Open 2017

BWF World Tour (17 gelar)

  • Indonesia Masters 2018
  • All England 2018
  • Malaysia Open 2018
  • Indonesia Open 2018
  • Chinese Taipei Open 2018
  • Denmark Open 2018
  • Malaysia Open 2019
  • Singapore Open 2019
  • Denmark Open 2019
  • All England 2020
  • BWF World Tour Finals 2020
  • Thailand Open 2022
  • Indonesia Open 2022
  • Taipei Open 2022
  • Taipei Open 2023
  • BWF World Tour Finals 2023
  • India Open 2024

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia

  • Medali perunggu 2015
  • Medali emas 2017
  • Medali emas 2018
  • Medali emas 2023

Kejuaraan Dunia BWF

  • Medali perak 2021
  • Medali perunggu 2022

Asian Games

  • Medali perunggu 2014
  • Medali emas 2018

Olimpiade

  • Medali perak Olimpiade Tokyo 2020


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan