Daftar Mobil Listrik BYD Jadi Ancaman Berat Pabrikan Jepang

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
Daftar Mobil Listrik BYD Jadi Ancaman Berat Pabrikan Jepang


Pada gelaran Japan Mobility Show 2025, BYD untuk pertama kalinya memperkenalkan prototipe kei car listrik mereka yang diberi nama Racco. Pameran ini menarik perhatian banyak penggemar otomotif, termasuk salah satu merek ternama asal Jepang, Suzuki.

Presiden dan CEO Suzuki, Toshihiro Suzuki, tidak ragu menyampaikan pendapatnya mengenai kendaraan listrik kecil yang diproduksi oleh produsen asal Tiongkok tersebut. Bahkan, model ini disebut akan menjadi ancaman besar bagi merek lokal. Ia mengatakan bahwa BYD memilih standar K-Car ala Jepang, hal ini diapresiasi oleh Suzuki.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Ada banyak jenis kendaraan kecil di dunia, dan BYD memilih untuk mengikuti standar K-Car Jepang. Aku menyukai hal itu,” ujarnya sambil menambahkan bahwa persaingan sengit baru saja dimulai.

Suzuki berharap adanya merek asing dengan klasifikasi kei car seperti BYD Racco dapat menciptakan ruang belajar bersama dan melangkah maju secara bersamaan. Ia tidak menyangkal bahwa BYD adalah kompetitor kuat.


Hal ini terjadi karena semakin banyak masyarakat Jepang yang mulai terbuka terhadap produk-produk dari Tiongkok. Menariknya, pernyataan Suzuki langsung mendapat respons dari General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales, Liu Xueliang.

Liu menjelaskan kepada salah satu media Tiongkok bahwa strategi BYD di Jepang bukanlah untuk menyerang merek lokal. Seperti merek lainnya, BYD hadir sebagai pilihan bagi pasar Jepang.

“Kami tidak datang untuk berkompetisi langsung dengan merek Jepang. Tujuan utama kami adalah memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen agar mereka bisa bebas memilih kendaraan dari merek mana pun yang cocok untuk dirinya,” ujar Liu.

BYD sebenarnya bukan pemain baru di Jepang. Mereka sudah ada selama lebih dari dua dekade, tetapi fokus utamanya adalah pada alat-alat kerja. Baru pada tahun 2022, BYD mulai memasarkan kendaraan listrik penumpang mereka di Negeri Matahari Terbit.


Saat ini, BYD telah memiliki empat produk yang diedarkan secara resmi, yaitu Dolphin, Atto 3, Seal, dan Sealion 7. Dalam acara Japan Mobility Show 2025, perusahaan teknologi elektrifikasi Tiongkok ini memperkenalkan Sealion 6 PHEV dan Racco.

“Pertumbuhan kami di sini tetap positif. Perkembangan yang bertahap seperti ini justru menguntungkan kami dalam membangun citra merek serta mempelajari apa yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan,” tambah Liu.

Dibandingkan beberapa negara lain, ia mengaku Jepang merupakan pasar yang adaptasinya tidak begitu agresif. Sejak pertama kali hadir pada 2022 lalu, total 7.123 unit BEV BYD telah terjual ke konsumen Jepang.

Kembali membahas BYD Racco, hingga saat ini belum ada informasi spesifikasi teknis atau fitur-fitur yang tersemat di dalamnya. BYD Auto Japan menyatakan bahwa kei car listrik ini akan benar-benar diluncurkan pada tahun 2026 mendatang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan