
Pengumuman Kepemimpinan DPD PDI Perjuangan NTT
DPD Perjuangan NTT telah melaksanakan Konferda VI. Dalam konferensi ini, Yunus Takandewa yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris PDI Perjuangan NTT periode sebelumnya diangkat menjadi Ketua menggantikan Emi Nomleni.
Dalam komposisi kepengurusan baru, Emi Nomleni dipercayakan menjadi Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi. Jajaran pengurus inti, Yunus didampingi oleh Patris L Wolo sebagai Sekretaris dan Stevano Rizki Adranacus sebagai Bendahara.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Beberapa nama penting seperti mantan Bupati Ngada Marianus Sae hingga Bupati Sabu Raijua Krisman Riwu Kore ikut mengisi barisan struktural di DPD PDI Perjuangan NTT. Selain itu, nama Bupati Manggarai Heribertus Nabit dan politikus senior Nelson Matara juga berada dalam struktur Wakil Ketua.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto atas kepercayaan besar yang diberikan kepada kader muda dalam kepemimpinan PDIP di NTT.
Menurut Yunus, komposisi kepemimpinan PDIP NTT saat ini mencerminkan semangat regenerasi politik di tubuh partai berlambang banteng tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya, Patris Lali Wolo, dan Stevano merupakan gambaran kepemimpinan orang muda dalam kancah politik NTT hari ini.
Yunus menegaskan bahwa keputusan Megawati memberikan ruang bagi generasi muda menunjukkan insting politik yang tajam dalam menghadapi tantangan zaman, terutama dalam era demokrasi digital. Ia berkomitmen untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik sesuai arahan Ketua Umum.
NTT, kata Yunus, adalah provinsi kepulauan. Pesan politik ini sangat menguatkan pihaknya untuk menyiapkan langkah-langkah strategis agar potensi kelautan menjadi perhatian serius dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Ia menambahkan, selama ini fokus pembangunan di NTT lebih banyak terkonsentrasi pada sektor-sektor darat. Karena itu, PDIP NTT akan mendorong agar pembangunan kelautan menjadi prioritas dalam lima tahun mendatang.
Selain itu, ia menyoroti komposisi pengurus PDIP NTT yang baru, yang disebutnya sangat beragam dari segi usia, latar belakang, dan profesi, mulai dari birokrat, aktivis pemuda, hingga akademisi. Kombinasi ini, kata Yunus, menjadi modal penting untuk meracik gagasan dan strategi dalam memperjuangkan isu-isu aktual yang menyentuh kebutuhan rakyat.
Yunus juga menyinggung tantangan fiskal nasional yang berdampak pada daerah, seperti efisiensi dan pemotongan dana transfer. Ia menegaskan, PDIP NTT akan berupaya merumuskan langkah-langkah untuk memperkuat fiskal daerah.
Sebagai kader partai yang berada di legislatif maupun eksekutif, pihaknya akan bekerja sama mencari solusi untuk memperkuat keuangan daerah.
Persoalan lain yang ikut dikomentari Yunus antara lain stunting, kemiskinan ekstrem, dan kelangkaan BBM. Ia memastikan, jajaran DPD dan para ketua DPC PDIP dari sembilan kabupaten akan bersinergi untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.
Bagi PDIP, perjuangan politik bukan sekadar soal kekuasaan, tetapi sejauh mana partai berpihak pada kaum tertindas.
Berikut susunan lengkap pengurus DPD PDIP NTT periode 2025–2030:
- Ketua: Yunus Takandewa
- Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: Dra. Kristofora Bantang
- Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Nelson O. Matara, S.Ip., M.Hum
- Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Emanuel Kolfidus, S.Pd
- Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Agustinus Brewon, ST
- Wakil Ketua Bidang Sumber Daya: Krisman Riwu Kore, SE.,MM
- Wakil Ketua Bidang Politik: Anton Landi
- Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah: Heribertus Nabit, SE.,MA
- Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Ir. Emilia J. Nomleni
- Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional: Amos Lafu, SH.,MH
- Wakil Ketua Bidang Perekonomian: Fransiskus Taso, S.Sos
- Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan: Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,MM
- Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak: Adoe Yuliana Elisabet, S.Sos
- Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM: Marianus Sae
- Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Rambu P. L. Samapaty
- Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: Raymundus Penana Nuba
- Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Hironimus Tanesib Banafanu, S.IP.,M.Hum
- Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Inang Fitriani Abdullah, A.Md.Gz.,S.KM
- Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan: Buce Eduardo Ga, ST
- Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Beny Taopan, SH.,MH
- Sekretaris: Patrianus Lali Wolo, S.Pt.,MM
- Wakil Sekretaris Internal: Herman Seran
- Wakil Sekretaris Program: Melsy Juliana Bunga, S.Pt
- Bendahara: Stefano Rizki Adranacus
- Wakil Bendahara: Megarisa Carina Mboeik, SH.,M.Kn.