
Pengumuman Kepemimpinan Baru DPD PDI Perjuangan NTT
DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menggelar Konferensi Daerah (Konferda) VI yang berlangsung pada hari Minggu, 9 November 2025. Dalam konferensi tersebut, diambil keputusan penting terkait struktur kepemimpinan partai di tingkat provinsi. Yunus Takandewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris PDI Perjuangan NTT, ditetapkan sebagai Ketua baru menggantikan Emi Nomleni.
Struktur kepemimpinan baru ini mencerminkan komitmen partai untuk menjalankan regenerasi dan memperkuat peran generasi muda dalam politik daerah. Patris L Wolo kembali dipercaya sebagai Sekretaris, sedangkan Stevano Rizki Adranacus menjadi Bendahara. Sementara itu, Emi Nomleni diangkat sebagai Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Komposisi Pengurus DPD PDI Perjuangan NTT
Selain struktur utama, pengurus inti juga diisi oleh tokoh-tokoh penting lainnya. Mantan Bupati Ngada, Marianus Sae, serta Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore, masuk dalam jajaran struktural. Di sisi lain, Bupati Manggarai, Heribertus Nabit, dan politikus senior Nelson Matara juga turut terlibat dalam struktur Wakil Ketua.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto atas kepercayaan yang diberikan kepada kader muda. Ia menilai bahwa komposisi kepemimpinan saat ini mencerminkan semangat regenerasi politik di tubuh partai.
“Saya, Pak Patris Lali Wolo, dan Bung Stevano merupakan gambaran kepemimpinan orang muda dalam kancah politik NTT hari ini,” ujarnya.
Tantangan Era Digital dan Fokus Pembangunan
Yunus menegaskan bahwa keputusan Megawati memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya era demokrasi digital. Ia berkomitmen untuk bekerja keras sesuai arahan Ketua Umum.
“NTT adalah provinsi kepulauan. Pesan politik itu sangat menguatkan kami untuk menyiapkan langkah-langkah strategis agar potensi kelautan menjadi perhatian serius dalam perencanaan pembangunan ke depan,” katanya.
Menurutnya, selama ini fokus pembangunan di NTT lebih banyak terkonsentrasi pada sektor darat. Oleh karena itu, PDIP NTT akan mendorong agar pembangunan kelautan menjadi prioritas dalam lima tahun mendatang.
Keberagaman Struktur dan Strategi Pembangunan
Yunus juga menyoroti keberagaman komposisi pengurus PDIP NTT yang mencakup berbagai latar belakang usia, profesi, dan latar belakang pendidikan. Mulai dari birokrat, aktivis pemuda hingga akademisi, kombinasi ini menjadi modal penting untuk merancang gagasan dan strategi yang relevan dengan kebutuhan rakyat.
Ia menambahkan bahwa partai akan berupaya merumuskan langkah-langkah untuk memperkuat fiskal daerah, mengingat dampak efisiensi dan pemotongan dana transfer terhadap daerah. Selain itu, isu seperti stunting, kemiskinan ekstrem, dan kelangkaan BBM juga menjadi perhatian serius.
“Bagi PDIP, perjuangan politik bukan sekadar soal kekuasaan, tetapi sejauh mana partai berpihak pada kaum tertindas,” tegasnya.
Susunan Lengkap Pengurus DPD PDIP NTT Periode 2025–2030
Berikut susunan lengkap pengurus DPD PDIP NTT periode 2025–2030:
- Ketua: Yunus Takandewa
- Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: Dra. Kristofora Bantang
- Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Nelson O. Matara, S.Ip., M.Hum
- Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Emanuel Kolfidus, S.Pd
- Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Agustinus Brewon, ST
- Wakil Ketua Bidang Sumber Daya: Krisman Riwu Kore, SE.,MM
- Wakil Ketua Bidang Politik: Anton Landi
- Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah: Heribertus Nabit, SE.,MA
- Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Ir. Emilia J. Nomleni
- Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional: Amos Lafu, SH.,MH
- Wakil Ketua Bidang Perekonomian: Fransiskus Taso, S.Sos
- Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan: Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd.,MM
- Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak: Adoe Yuliana Elisabet, S.Sos
- Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM: Marianus Sae
- Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Rambu P. L. Samapaty
- Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: Raymundus Penana Nuba
- Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Hironimus Tanesib Banafanu, S.IP.,M.Hum
- Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Inang Fitriani Abdullah, A.Md.Gz.,S.KM
- Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan: Buce Eduardo Ga, ST
- Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Beny Taopan, SH.,MH
- Sekretaris: Patrianus Lali Wolo, S.Pt.,MM
- Wakil Sekretaris Internal: Herman Seran
- Wakil Sekretaris Program: Melsy Juliana Bunga, S.Pt
- Bendahara: Stefano Rizki Adranacus
- Wakil Bendahara: Megarisa Carina Mboeik, SH.,M.Kn.