Daftar saham Bakrie Group yang terdaftar di BEI

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 27x dilihat
Daftar saham Bakrie Group yang terdaftar di BEI
Daftar saham Bakrie Group yang terdaftar di BEI

Daftar Saham Bakrie Group di Bursa Efek Indonesia

Bakrie Group merupakan salah satu kelompok usaha besar di Indonesia yang jejaknya masih terlihat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meskipun popularitasnya naik-turun seiring dinamika bisnis dan pasar, sejumlah emiten yang terafiliasi dengan Bakrie Group hingga kini masih tercatat dan dapat diperjualbelikan oleh investor publik. Artikel ini merangkum daftar saham Bakrie Group di BEI, mencakup sektor usaha, status perdagangan, serta catatan penting yang perlu diperhatikan investor.

Emiten Bakrie Group yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)
BNBR dikenal sebagai perusahaan induk yang menjadi fondasi bisnis Bakrie Group di berbagai sektor. Emiten ini pernah menjadi kendaraan utama ekspansi grup, meskipun dalam beberapa tahun terakhir pergerakan sahamnya relatif terbatas.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
BUMI merupakan salah satu nama paling identik dengan Bakrie Group. Perusahaan ini bergerak di sektor batu bara dan memiliki skala operasi besar di Indonesia. Hingga kini, saham BUMI masih aktif diperdagangkan dan kerap menjadi perhatian investor ritel.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
BRMS fokus pada pengembangan sumber daya mineral, termasuk emas, seng, dan tembaga. Emiten ini menjadi bagian dari diversifikasi bisnis Bakrie Group di luar batu bara, dengan sejumlah proyek tambang mineral yang masih berjalan.

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
BTEL sebelumnya bergerak di sektor telekomunikasi. Namun, aktivitas bisnisnya kini sangat terbatas dan sahamnya sering dikategorikan sebagai saham tidur. Meski demikian, BTEL masih tercatat di BEI.

PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
DEWA merupakan perusahaan jasa pertambangan yang menyediakan layanan kontraktor dan alat berat, khususnya untuk industri batu bara. Emiten ini memiliki keterkaitan erat dengan ekosistem bisnis pertambangan Bakrie Group.

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY)
ELTY bergerak di sektor properti dan pengembangan kawasan. Portofolionya mencakup proyek residensial, komersial, hingga kawasan terpadu, meskipun kinerja sahamnya cenderung stagnan dalam beberapa tahun terakhir.

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
ENRG fokus pada sektor minyak dan gas bumi. Emiten ini menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi migas, baik di dalam maupun luar negeri, dan masih aktif tercatat di papan perdagangan BEI.

PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP)
UNSP bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, karet, serta oleokimia. Emiten ini sempat menghadapi tekanan berat akibat utang dan restrukturisasi, namun tetap berstatus sebagai perusahaan publik.

PT Visi Media Asia Tbk (VIVA)
VIVA dikenal sebagai induk perusahaan media yang menaungi stasiun televisi nasional seperti ANTV dan tvOne. Emiten ini mewakili lini bisnis media Bakrie Group di pasar modal.

PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
MDIA merupakan anak usaha Visi Media Asia dan terafiliasi dengan bisnis penyiaran, termasuk pengelolaan ANTV. Saham MDIA juga tercatat dan diperdagangkan di BEI secara terpisah dari induknya.

IPO dan Perusahaan yang Terkait Bakrie Group

Selain emiten yang sudah melantai di bursa, Bakrie Group juga pernah dikaitkan dengan rencana penawaran umum perdana (IPO) perusahaan lain. Salah satunya adalah PT Ancara Logistic Indonesia Tbk (ALII) yang sempat direncanakan IPO pada 2024. Namun, perusahaan ini tidak sepenuhnya dikategorikan sebagai saham inti Bakrie Group di BEI.

Catatan Penting bagi Investor

Sebagian saham Bakrie Group dikenal berada di level harga rendah atau “gocap”, seperti BNBR dan BTEL. Kondisi ini membuat pergerakannya cenderung terbatas dan kurang likuid.

Selain itu, struktur kepemilikan saham Bakrie Group dapat berubah sewaktu-waktu melalui aksi korporasi, restrukturisasi, atau masuknya investor baru. Investor disarankan mencermati keterbukaan informasi dan laporan keuangan sebelum mengambil keputusan.

Saham-saham Bakrie Group masih menjadi bagian dari lanskap pasar modal Indonesia, meskipun dengan karakteristik risiko dan likuiditas yang berbeda-beda.

Memahami latar belakang emiten, sektor usaha, serta kondisi fundamental menjadi langkah penting sebelum berinvestasi di saham-saham terafiliasi grup ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan