Daftar Saham Pendorong IHSG: MORA, BUMI, BRPT, TLKM Paling Mengilap

admin.aiotrade 15 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Daftar Saham Pendorong IHSG: MORA, BUMI, BRPT, TLKM Paling Mengilap


aiotrade, JAKARTA — Beberapa saham besar seperti MORA, BUMI, dan BRPT tercatat menjadi saham unggulan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan ini, yaitu periode 10 hingga 14 November 2025.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) menjadi salah satu motor utama dalam mendukung kenaikan IHSG sepanjang minggu ini. Saham MORA mengalami kenaikan sebesar 156,33% dalam seminggu dan berkontribusi terhadap pertumbuhan indeks sebesar 21,81 poin.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di posisi kedua, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), yang merupakan emiten milik Grup Bakrie, juga turut serta dalam menopang laju IHSG. Saham BUMI naik sebesar 56,03% sepekan dan berkontribusi sebesar 19,75 poin terhadap pergerakan IHSG. Selanjutnya, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu juga menjadi salah satu penopang indeks. Saham BRPT menguat sebesar 5,29% dan memberikan kontribusi sebesar 11,29 poin.

Selain itu, beberapa saham lainnya juga turut berkontribusi terhadap pergerakan IHSG. Contohnya adalah TLKM yang naik sebesar 2,31% dan berkontribusi sebesar 8,72 poin. Saham GOTO juga masuk daftar saham penggerak dengan kenaikan sebesar 6,56% dan kontribusi sebesar 8,19 poin.

Sementara itu, saham MPRO milik keluarga Tahir mencatatkan kenaikan sebesar 31,07% sepekan dan berkontribusi sebesar 7,45 poin. Emiten kendaraan listrik Grup Bakrie, VKTR, juga ikut serta dalam memperkuat IHSG dengan kenaikan sebesar 21,14% dan kontribusi sebesar 4,15 poin.

Pada urutan ke-8, saham UANG mengalami lonjakan sebesar 177,65% sepekan dan berkontribusi sebesar 3,26 poin terhadap IHSG. Di posisi ke-9 dan ke-10, masing-masing saham PTRO dan ANTM menguat sebesar 5,56% dan 4,83% dengan kontribusi masing-masing sebesar 2,96 poin dan 2,73 poin.

Berikut daftar lengkap top leaders atau saham penggerak IHSG sepekan:

Code Price (%) MCFF (trillion) IHSG (points)
MORA 156.33 15.34 21.81
BUMI 56.03 23.59 19.75
BRPT 5.29 96.35 11.29
TLKM 2.31 166.02 8.72
GOTO 6.56 57.12 8.19
MPRO 31.07 13.48 7.45
VKTR 21.14 10.20 4.15
UANG 177.65 2.18 3.26
PTRO 5.56 24.09 2.96
ANTM 4.83 25.45 2.73

IHSG Turun 0,29% Sepekan

Meskipun sejumlah saham besar mengalami kenaikan signifikan, IHSG justru mencatatkan penurunan selama pekan perdagangan 10—14 November 2025. Berdasarkan data BEI, IHSG ditutup pada level 8.370,43 pada Jumat (14/11/2025). Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,29% dibandingkan level 8.394,59 pada pekan sebelumnya.

Namun, meskipun indeks melemah, kapitalisasi pasar alias market cap tidak mengalami perubahan. Kapitalisasi pasar BEI tetap berada pada level Rp15.316 triliun, sama seperti pada pekan sebelumnya.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan saham di BEI selama periode 10—14 November 2025 menunjukkan peningkatan. Rata-rata volume transaksi harian bursa meningkat sebesar 99,35% menjadi 53,95 miliar lembar saham, dibandingkan 27,07 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Peningkatan ini diikuti oleh rata-rata nilai transaksi harian yang melonjak 33,04% menjadi Rp23,34 triliun dari Rp17,54 triliun.

Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat sebesar 24,84% menjadi 2,7 juta kali transaksi, naik dari 2,16 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Investor asing juga mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp73,42 miliar pada perdagangan kemarin. Dengan demikian, total nilai jual bersih investor asing mencapai Rp34,48 triliun sepanjang tahun berjalan (year to date).

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan