Daftar Wilayah Sulawesi Utara Terancam Cuaca Ekstrem 7-9 November 2025

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Daftar Wilayah Sulawesi Utara Terancam Cuaca Ekstrem 7-9 November 2025
Daftar Wilayah Sulawesi Utara Terancam Cuaca Ekstrem 7-9 November 2025

Peringatan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Pada periode 7–9 November 2025, wilayah Sulawesi Utara berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer seperti aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), suhu muka laut yang lebih hangat dari biasanya, gelombang Kelvin, serta dampak tidak langsung dari Badai Tropis Fung-Wong.

BMKG memberikan peringatan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan bangunan akibat angin kencang. Wilayah yang terkena dampak meliputi:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Kota Manado
  • Potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
  • Waspada genangan air dan pohon tumbang di kawasan padat permukiman

  • Kota Bitung

  • Angin kencang dan hujan dengan intensitas bervariasi
  • Waspada gelombang tinggi untuk wilayah pesisir dan pelabuhan

  • Kabupaten Minahasa Utara

  • Potensi hujan lebat dan tanah longsor di daerah perbukitan
  • Waspada banjir di wilayah rendah dan aliran sungai

  • Kabupaten Minahasa Tenggara

  • Intensitas hujan meningkat berpotensi memicu pergerakan tanah
  • Kawasan rawan longsor diharap meningkatkan kewaspadaan

  • Kabupaten Bolaang Mongondow

  • Hujan sedang hingga lebat
  • Waspada banjir bandang di wilayah aliran sungai

  • Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro)

  • Angin kencang berpotensi merusak atap bangunan ringan
  • Waspada gelombang tinggi bagi nelayan

  • Kepulauan Sangihe

  • Cuaca tidak stabil dengan potensi hujan lebat
  • Daerah lereng dan tebing perlu meningkatkan kewaspadaan longsor

  • Kepulauan Talaud

  • Angin kencang dan hujan deras berpotensi menimbulkan kerusakan permukiman
  • Waspada pohon tumbang dan kerusakan ringan pada rumah warga

Faktor yang Mempengaruhi Cuaca Ekstrem

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, BMKG mendeteksi beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah Sulut. Di antaranya adalah:

  • Adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di wilayah Maritime Continent
  • Suhu muka laut yang lebih hangat dari biasanya
  • Anomali radiasi gelombang panjang (OLR) yang menunjukkan peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan
  • Perkembangan Gelombang Atmosfer Kelvin turut memperkuat potensi konveksi di wilayah Sulut

Selain itu, keberadaan Badai Tropis “Fung-Wong” di Samudera Pasifik Barat meski tidak melintas langsung di wilayah Indonesia, memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang.

Imbauan kepada Masyarakat

BMKG mengimbau pemerintah daerah serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Amankan barang-barang berharga dan struktur rumah yang rentan angin kencang.
  • Hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang.
  • Untuk nelayan dan pengguna transportasi laut, perhatikan kondisi gelombang tinggi sebelum melaut.
  • Segera laporkan kejadian bencana ke aparat desa/kelurahan, BPBD, maupun pihak berwenang terdekat.

Wilayah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta memberi perhatian khusus, termasuk meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk respons cepat apabila terjadi bencana.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan