Damkar Padang Selamatkan HP Mahasiswa Terjebak di Celah Batu Grib Belakang Masjid Al Hakim

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
Damkar Padang Selamatkan HP Mahasiswa Terjebak di Celah Batu Grib Belakang Masjid Al Hakim
Damkar Padang Selamatkan HP Mahasiswa Terjebak di Celah Batu Grib Belakang Masjid Al Hakim

Evakuasi HP Mahasiswa yang Terjatuh di Celah Batu Pemecah Ombak

Pada hari Minggu (9/11/2025) sore, sebuah kejadian unik terjadi di kawasan Pantai Padang, Kota Padang. Sebuah handphone milik seorang mahasiswa jatuh ke celah batu pemecah ombak atau grib yang berada di belakang Masjid Al Hakim, Jalan Samudra, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Sumatera Barat.

Kejadian ini menarik perhatian petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, yang kemudian melakukan operasi evakuasi untuk mengambil ponsel tersebut. Lokasi yang menjadi tempat terjatuhnya handphone memang dikenal sebagai tempat favorit warga untuk bersantai, terutama pada sore hari atau saat akhir pekan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proses Evakuasi yang Memakan Waktu

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini dilaporkan oleh Hanif Hidayat (20), seorang mahasiswa yang merupakan saksi dan pelapor. Ia melaporkan bahwa ponselnya jatuh ke bawah batu grib dan tidak dapat dijangkau dengan mudah. Akibatnya, ia meminta bantuan kepada petugas Damkar.

Petugas Damkar segera merespons laporan tersebut. Tim yang terdiri dari delapan personel dari Peleton A langsung berangkat ke lokasi sekitar dua menit setelah menerima laporan. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 14.37 WIB.

Setelah sampai di lokasi, petugas melakukan upaya penyelamatan di area yang sempit dan sulit dijangkau. Mereka mencoba menjangkau ponsel tersebut dengan tangan, namun karena celah batu yang sempit, mereka juga menggunakan alat seperti tongkat penjepit untuk membantu proses evakuasi.

Kesulitan dalam Operasi Penyelamatan

Operasi penyelamatan ini memakan waktu hingga sekitar pukul 15.17 WIB. Petugas berhasil mengamankan handphone tersebut setelah beberapa kali mencoba dan mengatur posisi tubuh agar bisa mencapai celah batu yang sempit.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan tentang kejadian ini diterima oleh petugas sekitar pukul 14.19 WIB. Menurutnya, lokasi tersebut memang sering digunakan oleh warga untuk beristirahat, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga barang berharganya.

Pengimbauan dari Petugas Damkar

Setelah berhasil mengevakuasi ponsel tersebut, petugas Damkar memberikan pengimbauan kepada masyarakat. Mereka menyarankan agar warga tetap berhati-hati ketika berada di sekitar area pantai, terutama di dekat batu pemecah ombak. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.

Dalam operasi penyelamatan ini, Damkar mengerahkan satu unit armada yang digunakan untuk membantu proses evakuasi. Meskipun prosesnya memakan waktu cukup lama, para petugas tetap berusaha maksimal untuk memastikan keselamatan dan keberhasilan dalam penyelamatan ponsel tersebut.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan