Dampak Tabrakan Cilincing, BGN Perketat SOP, Pengantaran MBG Hanya Sampai Pagar Sekolah

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Dampak Tabrakan Cilincing, BGN Perketat SOP, Pengantaran MBG Hanya Sampai Pagar Sekolah

Perketatan SOP Pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG)

Berdasarkan kejadian yang menimpa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Badan Gizi Nasional (BGN) kini memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian tersebut melibatkan mobil pengantar MBG yang menabrak sebanyak 20 siswa dan seorang guru. Akibatnya, BGN mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatan anak-anak saat menerima MBG.

Batasan Pengantaran MBG

Salah satu perubahan utama dalam SOP ini adalah batasan pengantaran MBG hanya sampai luar pagar sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari risiko kecelakaan serupa di masa depan. Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa pengantaran tidak boleh masuk ke halaman sekolah, meskipun tidak ada upacara.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Cukup diantar di depan pagar. Kenapa? Karena meskipun tidak ada upacara, anak-anak itu kan sering lari-lari di halaman," ujar Nanik.

Persyaratan Sopir Pengantar MBG

Selain itu, BGN juga memberlakukan persyaratan ketat terhadap sopir pengantar MBG. Menurut Nanik, sopir harus memiliki lisensi berkendara yang valid dan mampu mengemudi baik mobil matic maupun manual. Ia menekankan bahwa sopir tidak boleh berasal dari profesi lain atau bahkan baru belajar mengemudi.

"Harus punya SIM, tidak sekadar SIM A, karena SIM A sudah kayak SIM C, asal dapat. Kenapa tidak asal SIM A, supaya dia menguasai pemakaian mobil matic ataupun manual. Dia harus berprofesi sopir," jelasnya.

Sopir pengantar MBG juga harus mengenal medan dan jalur lalu lintas yang digunakan. Selain itu, mereka harus memiliki kepribadian yang baik, tidak pernah terlibat dalam kasus narkoba, serta dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani.

Tanggung Jawab Mitra dan Pihak Terkait

Nanik juga menekankan bahwa para Kepala SPPG (Satuan Pelaksana Pengadaan Gizi) harus bertanggung jawab dalam perekrutan sopir pengantar MBG. Penggantian sopir harus dilakukan dengan sepengetahuan Kepala SPPG. Jika tidak, maka operasional SPPG bisa dihentikan sementara.

"Saya minta perhatian sama mitra, jangan karena anda mau bayar murah, lalu main cabut saja. Sekarang saya rekomendasikan agar SPPG itu di-suspend dalam waktu yang tidak ditentukan. Nanti kalau ada kejadian, saya pun akan merekomendasikan hal yang sama kepada bapak ibu," ujarnya.

Penegakan SOP dan Konsekuensi

Nanik menegaskan bahwa SOP tentang sopir pengantar MBG harus dipatuhi oleh setiap SPPG. Jika tidak, maka konsekuensinya sangat berat. Tidak hanya sopir yang bertanggung jawab, tetapi juga Kepala SPPG yang mengabaikan prosedur bisa diberhentikan.

"Operasional SPPG bisa di-suspend, sementara Kepala SPPG yang mengabaikan prosedur juga bisa diberhentikan," tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, BGN berharap dapat mencegah kejadian serupa di masa depan dan memastikan keselamatan anak-anak saat menerima MBG.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan