Demo Nasabah KSP SB Berlangsung Hingga Pukul 11.00 WIB
Pada hari Rabu (12/11/2025), sejumlah nasabah menggelar aksi demo di Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) yang berlokasi di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Aksi ini dilakukan karena para nasabah mengeluhkan dana simpanan mereka yang tidak dapat dicairkan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari pantauan langsung, aksi demo terus berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Massa yang dominan terdiri dari para ibu rumah tangga ini berorasi tepat di depan pintu masuk koperasi. Mereka menuntut agar pengurus koperasi segera menemui mereka untuk memberikan penjelasan terkait kondisi keuangan koperasi.
Petugas keamanan seperti polisi dan Satpol PP juga hadir untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Selain itu, massa aksi membawa berbagai banner dan poster yang berisi tuntutan mereka. Salah satu pesan yang terlihat jelas adalah “Jangan main-main. Bapak yang nipu kami. Temui kami sekarang,” teriak salah satu emak-emak yang ikut dalam aksi tersebut.
Tuntutan Nasabah yang Terus Berlanjut
Bambang Nuryono, salah satu anggota massa aksi yang juga bertindak sebagai nara hubung, menjelaskan bahwa ada beberapa tuntutan utama yang disampaikan oleh para nasabah. Mereka meminta agar dana simpanan segera dicairkan.
“Sudah memasuki tahun ke enam dana simpanan anggota tidak bisa dicairkan,” kata Bambang. Ia menambahkan bahwa pengurus koperasi pernah menjanjikan bahwa dana simpanan akan dicairkan selama lima tahun atau melalui proses homologasi. Namun, sampai saat ini, janji tersebut belum direalisasikan.
Menurut Bambang, total dana yang belum dicairkan mencapai angka Rp 8,7 triliun. Angka ini mencakup seluruh anggota koperasi yang jumlahnya sekitar 180 ribu orang.
- Dana yang belum dicairkan mencapai Rp 8,7 triliun.
- Total anggota koperasi sekitar 180 ribu orang.
- Janji pencarian dana selama lima tahun belum direalisasikan.
Peran Pengurus Koperasi dalam Persoalan Ini
Meski pengurus koperasi telah membuat janji-janji tertentu, sampai saat ini belum ada tindakan nyata yang dilakukan. Hal ini menyebabkan ketidakpuasan para nasabah yang merasa dikhianati oleh pihak koperasi.
Massa aksi terus menuntut agar pengurus koperasi segera menemui mereka dan memberikan penjelasan lengkap mengenai kondisi keuangan koperasi serta rencana tindak lanjut. Mereka juga meminta agar dana simpanan yang tersimpan di koperasi segera bisa dicairkan sesuai dengan kesepakatan awal.
Selama aksi berlangsung, suasana tetap kondusif meskipun terdapat tensi tinggi antara nasabah dan pengurus koperasi. Para petugas keamanan terus berjaga untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.