Dana Simpanan Tak Bisa Dicairkan, Nasabah Demo Koperasi SB Pajajaran Bogor

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Dana Simpanan Tak Bisa Dicairkan, Nasabah Demo Koperasi SB Pajajaran Bogor
Dana Simpanan Tak Bisa Dicairkan, Nasabah Demo Koperasi SB Pajajaran Bogor

Massa Nasabah Demo di Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama

Sejumlah nasabah dari Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) yang berada di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, melakukan aksi demo pada Rabu (12/11/2025). Aksi ini dilakukan karena dana simpanan yang mereka miliki tidak dapat dicairkan. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa demo terus berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

Massa yang didominasi oleh para emak-emak ini berorasi tepat di depan pintu masuk koperasi. Mereka meminta pengurus koperasi untuk segera menemui mereka dan memberikan solusi atas masalah yang mereka alami. Selain itu, beberapa banner dan poster tuntutan juga dibawa oleh massa aksi tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Jangan main-main. Bapak yang nipu kami. Temui kami sekarang,” teriak salah satu peserta demo yang ikut dalam aksi ini.

Salah satu anggota massa aksi yang juga menjadi narahubung aksi, Bambang Nuryono, menjelaskan bahwa ada beberapa tuntutan yang disuarakan oleh para nasabah. Mereka meminta agar dana simpanan segera dicairkan. Menurut Bambang, sudah memasuki tahun ke enam dana simpanan anggota tidak bisa dicairkan.

Pengurus koperasi pernah menjanjikan bahwa dana simpanan ini akan dicairkan selama lima tahun atau melalui proses Homologasi. Namun, sampai saat ini, janji tersebut belum direalisasikan. “Mereka janji untuk mencairkan simpanan selama 5 tahun atau secara Homologasi. Namun, sampai saat ini tidak pernah direalisasikan hal tersebut,” ujarnya.

Bambang juga menyebutkan bahwa total dana yang belum dicairkan mencapai angka Rp 8,7 Triliun. Angka ini merujuk pada seluruh anggota KSP SB yang jumlahnya sekitar 180 ribu orang. “Itu untuk seluruh anggota yakni sekitar 180 ribu anggota. Untuk totalnya mencapai Rp 8,7 Triliun,” tegasnya.

Peran Petugas dan Kepatuhan Massa

Selama aksi berlangsung, petugas kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berjaga di sekitar lokasi. Mereka bertugas untuk memastikan bahwa aksi berjalan dengan damai dan tidak menimbulkan gangguan yang lebih besar. Massa aksi juga menunjukkan sikap yang tertib, meskipun masih mempertahankan tuntutan mereka.

Beberapa warga sekitar juga turut mengamati aksi ini dari jarak dekat. Mereka tampak khawatir terhadap kondisi koperasi yang kini tengah dihadapkan pada krisis kepercayaan dari para nasabah. Beberapa di antara mereka bahkan berharap agar masalah ini segera terselesaikan agar tidak berdampak lebih luas.

Tuntutan dan Solusi yang Diinginkan

Para nasabah menuntut agar pengurus koperasi segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka berharap dana simpanan yang telah lama tidak bisa dicairkan dapat segera diproses. Selain itu, mereka juga meminta transparansi dari pengurus koperasi terkait kondisi keuangan dan rencana tindak lanjut.

Dalam aksi ini, massa juga menyerukan agar pihak berwajib turut campur dalam memastikan bahwa hak-hak nasabah tidak lagi dilanggar. Mereka berharap adanya intervensi yang dapat membantu menyelesaikan masalah secara cepat dan adil.

Penutup

Aksi demo yang dilakukan oleh para nasabah KSP SB ini menunjukkan betapa pentingnya kepercayaan dalam hubungan antara lembaga keuangan dan nasabah. Masalah yang terjadi ini juga menjadi peringatan bagi koperasi-koperasi lain untuk lebih hati-hati dalam mengelola dana anggota. Dengan tuntutan yang disampaikan secara damai, para nasabah berharap dapat segera mendapatkan solusi yang adil dan segera.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan