
Aksi Geng Motor di Kota Jambi Mengganggu Kehidupuan Warga
Aksi geng motor di Kota Jambi kembali menjadi perhatian masyarakat setelah beberapa kejadian yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam beberapa bulan terakhir, warga sering melihat kelompok remaja bermotor beraksi di berbagai titik kota, termasuk di kawasan tertentu yang sebelumnya relatif aman.
Peristiwa di Kawasan Mendalo
Pada Minggu (26/10/2025) dini hari, puluhan remaja berkendara sepeda motor terpantau di kawasan Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi. Mereka melintasi jalan lintas Tembesi-Jambi dan kawasan Jalan Lingkar Barat 3, Simpang Rimbo, Kota Jambi. Beberapa dari mereka membawa senjata tajam, sehingga memicu kekhawatiran warga setempat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Seorang pemilik warung di kawasan Mendalo Darat, Andi, mengatakan bahwa kejadian ini terjadi sekira pukul 00.00 WIB. Ia menyebutkan bahwa jumlah mereka sekitar 20 motor, meskipun tidak bisa memastikan jumlah pastinya. Menurutnya, aksi tersebut tidak menyerang atau mengancam, tetapi membuat suasana menjadi tidak nyaman.
Andi juga mengingatkan bahwa setahun lalu, geng motor pernah melintas di depan warungnya dan mengancam dengan senjata tajam. Ia berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli saat malam hari untuk menjaga ketertiban.
Penyerangan di Warung di Telanaipura
Sebelumnya, pada Rabu, 8 Oktober 2025, dini hari, geng motor menyerbu sebuah warung di kawasan Simpang BI, Kecamatan Telanaipura. Dalam rekaman CCTV, terlihat rombongan pemuda bermotor datang dan langsung melakukan penyerangan. Mereka berteriak dan bertindak anarkis di depan warung, bahkan mengancam pemilik warung yang sedang berjaga.
Satu di antara remaja membawa senjata tajam berukuran panjang, yaitu egrek alat yang biasa digunakan untuk memanen kelapa sawit. Barang-barang dagangan di warung menjadi berhamburan setelah mereka merusak dan mengobrak-abrik isi warung.
Laporan media menyebutkan bahwa aksi ini tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan menyasar setidaknya empat toko berbeda di Kota Jambi dalam satu malam, dengan kerugian mencapai jutaan rupiah, termasuk uang tunai dan rokok.
Pengeroyokan di Seberang Kota Jambi
Pada Sabtu, 3 Oktober 2025, seorang pria dikeroyok sekelompok orang di pinggir jalan di kawasan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Seberang Kota Jambi. Ia terlihat berusaha melindungi diri dari serangan bertubi-tubi. Beberapa pelaku tampak mengayunkan benda yang diduga senjata tajam dan kayu ke arah korban.
Kapolsek Danau Teluk, AKP Imam, mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah para pelaku yang terekam merupakan anggota geng motor atau bukan. “Benar, kejadiannya Jumat malam Sabtu, 3 Oktober 2025. Tapi kami belum bisa memastikan apakah yang terekam dalam video itu anggota geng motor atau orang yang sedang berselisih,” ujar AKP Imam saat dikonfirmasi, Senin (6/10/2025).
Masuk Perumahan Talang Bakung
Pada Minggu (28/9) sekitar pukul 04.30 WIB, puluhan remaja berkendara belasan sepeda motor berkonvoi masuk ke area perumahan Talang Bakung, saat warga tidur. Suara bising knalpot dan gerombolan motor membuat warga kaget. Kabar menyebutkan ada korban akibat aksi tersebut.
“Kami kaget dengar banyak sepeda motor masuk kompleks. Khawatir anak-anak jadi korban salah sasaran,” kata seorang warga Talang Bakung. Jajaran Polresta Jambi bergerak menelusuri kejadian tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV.
Beraksi di Sungai Bahar Muaro Jambi
Di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, pascaberedar kabar soal geng motor, Polsek Sungai Bahar bergerak dan melakukan penangkapan kelompok tersebut. Mereka ditangkap lengkap bersama dengan barang bukti senjata tajam yang sempat mereka pamerkan di medsos. Pelaku digiring ke kantor polisi, sebagian duduk jongkok tanpa baju di depan mapolsek.
Polisi Jemput ke Rumah
Pada 25 September 2025, Polsek Jambi Selatan menangkap lima anggota geng motor yang tawuran di kawasan Simpang Acai, Kota Jambi. Mereka merupakan bagian dari kelompok dari luar Kota Jambi, dari Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Polisi menjemput remaja ini di rumahnya masing-masing-masing.
Tiga pelaku berstatus pelajar SMA di Muaro Jambi, satu pelajar MAN di Muaro Jambi, dan satu lagi pekerja bangunan. Kapolsek Jambi Selatan, AKP Herlawati Siregar, mengatakan dalam pertemuan dengan orang tua para pelaku, meminta pengawasan keluarga, sekolah, serta lingkungan sekitar diperketat. Pihak RT, perangkat desa, hingga sekolah turut aktif mengawasi pergaulan pelajar.
Masih Ada Banyak Kasus Lain
Selain beberapa kasus tersebut, masih ada puluhan kasus geng motor yang terjadi beberapa bulan sebelumnya. Bahkan tahun lalu pun kasus tindakan geng motor di Kota Jambi ini juga banyak.