
Darma Henwa Tbk (DEWA), perusahaan jasa pertambangan yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, mengumumkan penandatanganan perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada 19 Desember 2025.
Perjanjian ini memberikan DEWA akses ke dana sebesar Rp 1 triliun yang terdiri dari dua jenis kredit, yaitu kredit modal kerja dan kredit investasi. Kredit modal kerja senilai Rp 850 miliar akan digunakan untuk mendukung operasional perusahaan dalam jangka pendek. Pinjaman ini memiliki jangka waktu dua tahun sejak penandatanganan dan suku bunga efektif sebesar 7% per tahun.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sementara itu, DEWA juga menerima kredit investasi sebesar Rp 150 miliar yang akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur dan aset jangka panjang. Fasilitas ini memiliki jangka waktu lima tahun setelah penandatanganan dan juga memiliki suku bunga efektif sebesar 7% per tahun.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Darma Henwa, Mukson Arif Rosyidi, menyatakan bahwa penandatanganan perjanjian ini memberikan dampak positif terhadap operasional dan kondisi keuangan perusahaan. Ia menekankan bahwa penggunaan dana tersebut akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi operasional.
Menurut manajemen DEWA, dana kredit investasi akan digunakan untuk membeli unit alat-alat berat baru yang akan meningkatkan produktivitas di lokasi tambang. Sementara itu, dana kredit modal kerja akan dialokasikan untuk beberapa proyek strategis.
Beberapa penggunaan dana kredit modal kerja antara lain:
Mengambil alih secara penuh pekerjaan subkontraktor di proyek PT Kaltim Prima Coal.
Meningkatkan volume pekerjaan di proyek PT Arutmin Indonesia.
* Mendukung pengembangan proyek perusahaan di masa depan.
Mukson juga menegaskan bahwa tidak ada dampak negatif terhadap aspek hukum atau kelangsungan usaha perusahaan. Dengan adanya kredit ini, DEWA diharapkan dapat lebih stabil dalam menjalankan bisnisnya serta memperkuat posisi pasar.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan rencana pengelolaan keuangan yang cermat agar penggunaan dana kredit dapat optimal dan berdampak jangka panjang.
Berikut adalah ringkasan rincian fasilitas kredit yang diterima oleh DEWA:
- Total Fasilitas Kredit: Rp 1 triliun
- Kredit Modal Kerja: Rp 850 miliar, jangka waktu 2 tahun, suku bunga 7% per tahun
- Kredit Investasi: Rp 150 miliar, jangka waktu 5 tahun, suku bunga 7% per tahun
DEWA Chart
by TradingView