Datu Nova Kumpulkan Dukungan untuk PSIS, Wali Kota: Fokus pada Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Datu Nova Kumpulkan Dukungan untuk PSIS, Wali Kota: Fokus pada Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan

Audiensi PSIS Semarang dengan Pemkot dan Suporter

Manajemen PSIS Semarang menggelar audiensi bersama Pemerintah Kota Semarang dan perwakilan suporter di Balai Kota Semarang, Senin (15/12/2025). Pertemuan ini menjadi momen penting dalam upaya membangun komunikasi yang lebih solid antara manajemen klub, pemerintah daerah, dan para pendukung.

CEO PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati, hadir langsung dalam pertemuan tersebut dan diterima oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, membahas berbagai hal terkait dukungan serta kolaborasi jangka panjang demi kemajuan sepakbola di Kota Semarang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam kesempatan itu, Datu Nova menyampaikan harapan besar kepada Pemkot Semarang untuk terus memberikan dukungan terhadap PSIS, baik dari sisi kebijakan maupun ekosistem sepak bola. Ia menegaskan bahwa dukungan dari suporter menjadi elemen penting dalam perjalanan PSIS ke depan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi positif antara manajemen, pemerintah, dan suporter.

Audiensi ini menjadi langkah penting bagi manajemen baru PSIS Semarang untuk membangun komunikasi yang lebih solid dapat berdampak positif terhadap prestasi tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang.

Sementara itu, Pemkot Semarang menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru PSIS Semarang. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa Pemkot siap menjadi mitra strategis untuk mendukung kebangkitan klub kebanggaan warga tersebut. Ia menyebut PSIS sebagai "aset" penting dan menilai dukungan terhadap klub merupakan amanat warga. Menurutnya, kebangkitan PSIS membutuhkan sinergi antara manajemen, suporter, dan pemerintah daerah.

"PSIS adalah nama yang sudah sangat ikonik. Dukungan untuk klub ini adalah amanat warga. Pemkot Semarang punya komitmen sejarah mendukung PSIS, di era baru ini kita bangun lagi kepercayaan," kata Agustina.

Pemkot Semarang, kata dia, menyambut kepemimpinan Datu Nova yang resmi mengambil alih saham mayoritas PSIS pada November 2025. Dukungan akan diberikan melalui fasilitasi perizinan, komunikasi lintas pihak, serta pengamanan pertandingan, khususnya laga kandang di Stadion Jatidiri.

"Komunikasi ke semua pihak perlu dilakukan, tujuannya jelas, meredakan ketegangan, bangun komunikasi yang baik, dan pastikan pertandingan seperti laga kandang nanti di Stadion Jatidiri berjalan lancar dan aman," jelasnya.

Komitmen ini disambut baik Wareng, perwakilan suporter Panser Biru yang hadir dalam audiensi. Ia menyampaikan aspirasi akar rumput yang ingin PSIS bertahan di Liga 2 dulu. "Harapan kita cuma satu: PSIS bertahan di Liga 2 dulu. Posisi kita di paling bawah, jadi harus fokus dulu. Untuk suporter, kami siap dukung dengan sportif dan tidak anarkis. Yang penting ada komunikasi yang baik," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota juga mengajak suporter untuk bersinergi. "Saya minta bantuan. Supporter harus berusaha mati-matian kasih trust ke manajemen baru. Energi positif kalian bahan bakar utama tim," pesan Agustina.

Dia menambahkan, lebih dari target jangka pendek bertahan di Liga 2, Wali Kota dan manajemen baru sepakat fokus pada pembinaan berkelanjutan. Penguatan Sekolah Sepak Bola (SSB) di seluruh kelurahan di Kota Semarang akan menjadi prioritas. "Kita harus jawab, kenapa minim pemain top level lahir dan besar di Semarang? Jawabannya ada di pembinaan usia dini," tegas Agustina.

Kolaborasi dengan manajemen baru diharapkan bisa menciptakan jalur karier jelas dari SSB ke tim utama PSIS, bahkan hingga kancah internasional, untuk mengurangi ketergantungan beli pemain mahal.

Di sisi lain, manajemen baru di bawah Datu Nova menyambut baik dukungan Pemkot Semarang. Mereka menegaskan prioritas utama adalah menyelamatkan klub dari jurang degradasi. "Target kami realistis, bertahan di Liga 2 musim ini adalah langkah pertama. Kami sadar posisi di dasar klasemen, tapi dengan kolaborasi erat Pemkot dan dukungan suporter tulus, kami yakin bisa bangun fondasi kuat untuk bangkit musim depan," imbuh Datu Nova.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan