
PALANGKA RAYA, aiotrade.CO
– Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat tidak akan menghentikan pelaksanaan program unggulan daerah yaitu program Huma Betang.
Program ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah provinsi dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kalteng. Meski DBH tahun ini mengalami penurunan signifikan dari Rp10,2 triliun menjadi Rp5,3 triliun, Pemprov Kalteng tetap berkomitmen untuk menjalankan program strategis tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur usai menghadiri Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Barigas Polda Kalimantan Tengah pada Rabu (5/11/2025).
“Insyaallah tahun 2026. Sekarang kita sedang mempelajari regulasi dan keuangannya, apalagi dana bagi hasil juga dikurangi,” ujarnya.
Menurut Agustiar, penurunan DBH memang menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah, terutama dalam menjaga kesinambungan program pembangunan. Namun, ia memastikan bahwa Pemprov Kalteng akan menyesuaikan regulasi dan mekanisme pendanaan agar kegiatan prioritas tetap dapat berjalan.
“Banyak juga turunnya, tapi program kartu Huma Betang tetap akan jalan. Kita sesuaikan agar pembangunan tetap berlanjut, meski kondisi fiskal sedang ketat,” tegasnya.
Program Huma Betang merupakan bagian dari upaya penguatan nilai kebersamaan, pemberdayaan masyarakat, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kalteng. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terlibat langsung dalam proses pembangunan dan merasakan manfaatnya secara merata.
Pemerintah berharap, meski terjadi penurunan DBH, implementasi program tetap berlanjut dengan dukungan lintas sektor dan efisiensi anggaran. Hal ini dilakukan agar pembangunan tidak terhenti dan tetap berjalan sesuai rencana.
Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:
- Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan pembangunan.
- Mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada agar tidak terbuang percuma.
- Memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta, untuk mendukung program Huma Betang.
Dalam hal ini, Gubernur menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mencari solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah juga berencana untuk melakukan evaluasi terhadap semua program yang ada agar dapat menyesuaikan dengan kondisi keuangan saat ini.
Dengan komitmen yang kuat dan perencanaan yang matang, diharapkan program Huma Betang dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalteng.