Dedi Mulyadi Beri Kado Spesial di HUT Pangandaran, Lunasi Utang Rp 50 Miliar

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 32x dilihat
Dedi Mulyadi Beri Kado Spesial di HUT Pangandaran, Lunasi Utang Rp 50 Miliar


PANGANDARAN, aiotrade.app
– Dalam momen penting perayaan Milangkala ke-13 Kabupaten Pangandaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan pelunasan utang sebesar Rp 50 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat rapat paripurna istimewa Milangkala ke-13 Kabupaten Pangandaran yang digelar di Gedung DPRD Pangandaran, Sabtu (25/10/2025) sore.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Nanti dikomunikasikan dengan Kepala Bappeda. Artinya, ada bantuan dari Provinsi untuk Pangandaran senilai Rp 50 miliar," ujar Dedi dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini tidak ditujukan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, tetapi lebih pada membantu pemerintah daerah melunasi utang kepada perbankan.

Dedi juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun sebuah daerah.

"Hidup harus dijalani bersama-sama. Membangun itu tidak boleh sendiri-sendiri. Saya juga harus prihatin. Coba lihat, Gubernur tanpa pengawalan, tanpa mobil dinas, tanpa perjalanan dinas," katanya.

Sebelumnya, Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Pangandaran tengah melakukan berbagai langkah efisiensi dan penyehatan keuangan daerah.

Beberapa langkah yang sudah dan sedang ditempuh antara lain pengendalian arus kas (cash flow), optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta restrukturisasi utang perbankan senilai Rp 130 miliar menjadi tenor 4,2 tahun.

Selain itu, Pemkab juga sedang menyelesaikan tunggakan bagi hasil pajak dan retribusi ke desa sebesar Rp 92 miliar yang terakumulasi selama 12 tahun terakhir.

"Kami berkomitmen menekan defisit anggaran tahun berjalan tanpa menambah utang baru," ucap Citra.

Untuk itu, Citra memohon bantuan dari Gubernur Jabar agar perbankan dapat memberikan restrukturisasi hingga akhir tahun menjadi 4 tahun.

"Kami mohon bantuan dengan sangat," ujarnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan