
Defisit Perdagangan AS Turun ke Level Terendah dalam Lima Tahun
Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan signifikan pada bulan September 2025, mencapai level terendah dalam lebih dari lima tahun. Hal ini didorong oleh kenaikan ekspor yang pesat dan pertumbuhan impor yang relatif rendah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan data yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi dan Biro Sensus Departemen Perdagangan AS, defisit perdagangan turun sebesar 10,9% menjadi US$52,8 miliar. Angka ini merupakan yang terendah sejak Juni 2020. Sebelumnya, para ekonom yang disurvei oleh lembaga berita memperkirakan defisit akan melebar hingga US$63,3 miliar. Namun, rilis laporan ini sempat tertunda karena penutupan pemerintahan selama 43 hari.
Kenaikan Ekspor dan Pertumbuhan Impor yang Rendah
Ekspor AS pada bulan September 2025 meningkat sebesar 3%, mencapai US$289,3 miliar. Kenaikan ini terutama didorong oleh ekspor barang yang melonjak 4,9% menjadi US$187,6 miliar. Pengiriman barang konsumsi juga mencatat rekor tertinggi dalam sejarah.
Di sisi lain, impor AS naik hanya 0,6% menjadi US$342,1 miliar. Impor barang juga meningkat 0,6% menjadi US$266,6 miliar. Meskipun demikian, impor kendaraan, suku cadang, dan mesin otomotif mencatat angka terendah sejak November 2022.
Penyempitan Defisit Perdagangan Barang
Defisit perdagangan barang menyempit sebesar 8,2% menjadi US$79 miliar, yang merupakan level terendah sejak September 2020. Penurunan ini menunjukkan perbaikan signifikan dalam keseimbangan perdagangan negara tersebut.
Dampak Kebijakan Perdagangan Presiden Donald Trump
Kebijakan perdagangan proteksionis yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump, termasuk penerapan tarif luas terhadap berbagai negara, telah memberikan dampak besar pada defisit perdagangan. Kebijakan ini juga memengaruhi gambaran ekonomi secara keseluruhan.
Pada kuartal I/2025, perdagangan mengurangi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar rekor 4,68%. Namun, situasi ini berubah di kuartal II, di mana perdagangan kembali menjadi kontributor positif bagi PDB.
Prediksi Pertumbuhan PDB AS
Sebelum data defisit perdagangan dirilis, Federal Reserve Atlanta memperkirakan bahwa PDB AS tumbuh sebesar 3,5% secara tahunan pada kuartal III/2025. Pemerintah AS dijadwalkan merilis estimasi awal PDB kuartal III/2025 pada 23 Desember, setelah sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan terpanjang dalam sejarah.
Pada kuartal II/2025, ekonomi AS mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,8%. Ini menunjukkan bahwa perekonomian AS sedang mengalami pemulihan yang cukup baik, meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi.