
Perayaan HUT ke-418 Kota Makassar: Dekranasda Gelar Program Peningkatan Kapasitas bagi Perajin Lokal
Dalam rangka memperingati HUT ke-418 Kota Makassar, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menyelenggarakan kegiatan peningkatan wawasan (capacity building) bagi para perajin lokal melalui ajang Makassar Craft Expo (MCE) 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 7 hingga 9 November, dan digelar bersamaan dengan pameran produk lokal.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu para perajin menghasilkan karya berkualitas dan produk yang siap bersaing di pasar global. "Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu para perajin menghasilkan karya yang berkelas, usaha yang berdaya, dan produk yang siap bersaing," ujarnya.
Makassar Craft Expo 2025: Wadah Pameran dan Peningkatan Kapasitas
Makassar Craft Expo 2025 tidak hanya menjadi wadah pameran produk unggulan, tetapi juga menjadi sarana bagi pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan agar dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang bagi perajin untuk memperluas jaringan, memperkenalkan karya mereka, serta mendapatkan ilmu dan teknik baru dalam pengembangan usaha.
Salah satu kegiatan utama dalam acara ini adalah Talk Show Capacity Building, yang membahas topik-topik penting seperti perizinan usaha, standardisasi, dan sertifikat produk desain. Ketua Panitia Talk Show, Indra Artati, menekankan pentingnya pemahaman mengenai perizinan usaha dan sertifikasi produk untuk melindungi pelaku usaha secara hukum.
Materi yang Menarik dan Berbobot
Dalam sesi tersebut, Arlin Ariesta, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, menjadi narasumber pertama. Ia menyampaikan materi tentang "Kiat Menjadi Perajin Berkelas". Arlin menekankan pentingnya standar mutu dan inovasi desain dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan Makassar. Ia juga memberikan tips praktis kepada para perajin untuk memperbaiki kualitas produk dan memperluas pasar.
Selain itu, Hardianzah Rahmat dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim (BBIHPMM) Kota Makassar, menjelaskan pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai jaminan kualitas dan kepercayaan pasar. Ia menjelaskan bagaimana SNI bisa menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan sebuah produk di pasar dalam maupun luar negeri.
Manfaat yang Diperoleh Para Perajin
Para peserta talk show sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Mereka merasa mendapatkan banyak manfaat, baik dalam hal pemahaman hukum, standarisasi, maupun strategi pemasaran. Banyak dari mereka menyatakan bahwa acara ini menjadi langkah awal yang penting dalam mengembangkan usaha kerajinan mereka.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan perajin lokal semakin mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk khas Makassar kepada masyarakat luas.
Kesimpulan
Makassar Craft Expo 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan bagi para perajin. Melalui berbagai kegiatan seperti talk show dan pelatihan, para pelaku usaha kreatif diberi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat posisi mereka di pasar. Dengan dukungan penuh dari Dekranasda dan instansi terkait, diharapkan karya-karya seni dan kerajinan Makassar akan semakin dikenal dan diminati oleh pasar nasional maupun internasional.