Delapan Pompa Dikerahkan, 1.900 Liter Air Per Detik Disedot untuk Atasi Banjir Semarang-Demak

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Delapan Pompa Dikerahkan, 1.900 Liter Air Per Detik Disedot untuk Atasi Banjir Semarang-Demak
Delapan Pompa Dikerahkan, 1.900 Liter Air Per Detik Disedot untuk Atasi Banjir Semarang-Demak

Tim Gabungan Diturunkan untuk Menangani Banjir di Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengirimkan tim gabungan yang terdiri dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menangani banjir yang melanda Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Langkah ini dilakukan setelah beberapa wilayah di Jawa Tengah mengalami curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa seluruh OPD telah dikerahkan untuk menangani situasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, termasuk pendirian dapur umum, penambahan pompa penyedot air, serta penugasan petugas untuk mengatur lalu lintas.

“Kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk penanganan, termasuk membuat sodetan-sodetan di lokasi banjir harus disiapkan dengan matang mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta seluruh dinas dan pemangku kepentingan terus memantau situasi dan mengambil langkah cepat. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara provinsi dan kabupaten/kota dalam menghadapi situasi darurat.

Kesiapan Tim Gabungan dalam Penanganan Bencana

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa tim gabungan telah melakukan tindakan cepat. Tim tersebut terdiri dari BPBD Jateng, BPBD Kota Semarang, BPBD Demak, relawan, TNI, Polri, serta masyarakat.

“Dapur umum sudah disiapkan, bantuan logistik sudah kami distribusikan,” katanya.

Selain itu, pihak BPBD juga melakukan pendistribusian bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir. Mereka juga memberikan informasi dan arahan kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti anjuran dari pihak berwenang.

Pemakaian Pompa Air untuk Mempercepat Surutnya Genangan

Kepala Pusdataru Jateng, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan bahwa delapan pompa air telah dikerahkan untuk mempercepat surutnya genangan. Pompa-pompa tersebut mampu menyedot hingga 1.900 liter air per detik dan beroperasi selama 24 jam penuh.

Delapan pompa itu ditempatkan di sejumlah lokasi, yakni satu unit di sekitar Kali Tenggang, dua di Terboyo, tiga di Kali Sringin, dan dua lainnya akan dipasang di titik-titik strategis bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna mempercepat pembuangan air.

Penyebab Banjir dan Tindakan Lanjutan

Tim gabungan juga melakukan peninjauan langsung untuk mengetahui penyebab utama banjir. Menurut Henggar, tidak ada kaitan dengan pembangunan tol. Ini karena curah hujan yang begitu tinggi, karena hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

  • Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi banjir.
  • Pemetaan daerah rawan banjir dilakukan untuk memastikan kesiapan antisipasi.
  • Koordinasi antar lembaga dan instansi terus dilakukan untuk memastikan respons yang cepat dan efektif.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan