
Darma Henwa Tbk (DEWA), salah satu perusahaan dalam Grup Bakrie, baru saja mendapatkan fasilitas kredit besar dari dua bank ternama di Indonesia, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Fasilitas kredit ini mencapai total sebesar Rp 5 triliun yang akan digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis perusahaan.
Penjelasan tentang Fasilitas Kredit
Pada 30 Desember 2025, manajemen DEWA telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan BCA dan Bank Mandiri. Direktur & Sekretaris Perusahaan Darma Henwa, Mukson Arif Rosyidi, menjelaskan bahwa fasilitas kredit tersebut dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu kredit investasi dan kredit modal kerja.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kredit Investasi
Kredit investasi yang diperoleh DEWA mencapai sebesar Rp 3,39 triliun. Dalam rinciannya, Trance A sebesar Rp 2,14 triliun digunakan untuk pembiayaan kembali atas fasilitas eksisting BEWA. Sementara itu, Trance B senilai Rp 1,24 triliun dialokasikan untuk pembiayaan pembelian mesin dan alat berat serta alat pendukung lainnya.
Fasilitas kredit investasi ini memiliki jangka waktu selama lima tahun sejak penandatanganan kredit. Suku bunga pinjaman yang diberlakukan adalah Compounded INDONIA 90 hari ditambah margin efektif sebesar 6,75%.
Kredit Modal Kerja
Selain kredit investasi, DEWA juga menerima kredit modal kerja sebesar Rp 1,61 triliun. Dana ini akan digunakan untuk pembiayaan kembali fasilitas kredit modal kerja eksisting serta memenuhi kebutuhan modal kerja perusahaan.
Jangka waktu untuk fasilitas kredit modal kerja adalah dua tahun sejak penandatanganan perjanjian. Suku bunga pinjaman yang berlaku sama dengan kredit investasi, yaitu Compounded INDONIA 90 hari ditambah margin efektif sebesar 6,75%.
Dampak terhadap Perusahaan
Arif mengatakan bahwa fasilitas pinjaman yang diterima DEWA akan menambah kewajiban perusahaan. Namun, dampak positifnya sangat signifikan, terutama dalam hal likuiditas. Dana yang diperoleh akan mendukung pembiayaan operasional DEWA, yang pada akhirnya akan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan.
Selain itu, Arif menekankan bahwa fasilitas pinjaman ini juga akan meningkatkan produktivitas operasional dan memperkuat kelangsungan usaha DEWA. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan di pasar dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Strategi Penggunaan Dana
Dana yang diperoleh dari fasilitas kredit ini akan digunakan secara optimal oleh DEWA. Dengan adanya tambahan dana, perusahaan dapat mempercepat proses ekspansi dan modernisasi infrastruktur. Selain itu, dana ini juga akan membantu dalam memperkuat daya saing DEWA di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Dengan demikian, pengambilan kredit ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan finansial saat ini, tetapi juga sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk memastikan stabilitas dan pertumbuhan perusahaan di masa depan.