
PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) sedang mempertimbangkan berbagai strategi untuk memperluas cakupan usahanya. Langkah ini melibatkan diversifikasi dan hilirisasi produk peternakan, yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok perusahaan.
Strategi Diversifikasi dan Hilirisasi
Strategi tersebut mencakup beberapa inisiatif penting, seperti kerja sama pengelolaan rumah potong ayam, kemitraan dengan peternak bebek, pembangunan pabrik sosis, serta akuisisi usaha katering. Direktur Utama DEWI, Aditya Fajar Junus, menjelaskan bahwa langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memperluas portofolio bisnis, tetapi juga mendukung kebutuhan masyarakat akan protein hewani.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kami melihat diversifikasi dan hilirisasi sebagai bagian dari upaya membangun pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi.
Peningkatan Efisiensi dan Standarisasi Mutu
Terkait dengan kerja sama pengelolaan rumah potong ayam, fokusnya adalah pada peningkatan efisiensi, standarisasi mutu, serta penerapan praktik operasional yang ramah lingkungan. Sementara itu, kemitraan dengan peternak bebek difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi dan penguatan jaringan distribusi.
Aditya menambahkan bahwa rencana pembangunan pabrik sosis merupakan bagian dari upaya hilirisasi produk peternakan. Dengan demikian, hasil peternakan dapat diolah menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi. Ia memproyeksikan bahwa langkah ini akan memperkuat posisi DEWI di sektor industri pangan olahan.
Akuisisi Usaha Katering
Di sisi lain, akuisisi usaha katering diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan mempercepat sinergi dari hulu hingga hilir dalam rantai pasok pangan. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi perusahaan maupun perekonomian nasional secara keseluruhan.
Kinerja Keuangan yang Menggembirakan
Dari sisi kinerja keuangan, DEWI mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,28 miliar hingga akhir kuartal III-2025. Angka ini meningkat 117% secara tahunan dibandingkan dengan laba bersih Rp 1,51 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Penjualan perusahaan mencapai Rp 46,69 miliar, yang semuanya berasal dari penjualan ayam karkas. Hingga September 2024, penjualan DEWI mencapai Rp 37,37 miliar.
Masa Depan yang Cerah
Dengan strategi yang terencana dan kinerja keuangan yang stabil, DEWI menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Perusahaan ini terus berinovasi dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan bisnisnya di masa depan.