Di Tengah Tekanan Ekonomi, Nasabah Prioritaskan Keamanan Tabungan dan Deposito

admin.aiotrade 09 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Nasabah Prioritaskan Keamanan Tabungan dan Deposito


Perubahan Preferensi Masyarakat dalam Mengelola Dana Digital

Di tengah dinamika ekonomi dan tekanan biaya hidup yang semakin meningkat, masyarakat Indonesia kini lebih berhati-hati dan selektif dalam mengelola dana mereka. Hal ini terlihat dari kecenderungan masyarakat yang cenderung memilih instrumen penyimpanan dana yang dianggap aman dan stabil, seperti tabungan digital dan deposito.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025, pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (4,89%). Selain itu, penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) juga turut memengaruhi keputusan masyarakat untuk menahan penempatan dana pada produk tabungan.

Untuk memahami preferensi masyarakat terhadap layanan tabungan dan deposito digital, Ipsos, salah satu perusahaan riset pasar terkemuka, merilis survei terbaru yang menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia kini semakin memprioritaskan keamanan, stabilitas aplikasi, kemudahan pencairan dana, hingga efisiensi biaya layanan dalam memilih platform tabungan hingga deposito digital. Survei ini melibatkan 300 responden di Indonesia dan mengevaluasi persepsi pengguna terhadap sejumlah aplikasi bank digital yang berkembang di pasar.

Hasil survei menunjukkan bahwa faktor keamanan dan keuntungan produk tabungan serta deposito menjadi pertimbangan utama bagi para responden. Dalam kategori produk deposito yang dinilai aman dan menguntungkan, SeaBank unggul dengan 39%, diikuti oleh Bank Jago (30%), Neobank (29%), Allo Bank (19%), dan Superbank (15%).

Selain deposito, kemudahan pencairan bunga tabungan juga menjadi indikator penting lainnya. SeaBank kembali menjadi pilihan terbesar responden (46%) karena kemudahan pencairan bunga harian yang memberikan fleksibilitas bagi nasabah. Disusul oleh Bank Jago (31%), Neobank (25%), Allo Bank (16%), dan Superbank (15%).

“Dari survei yang kami lakukan, terlihat jelas bahwa di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, masyarakat semakin menempatkan keamanan dan stabilitas sebagai prioritas utama dalam mengelola dana mereka. Kemudahan pencairan, baik untuk tabungan maupun deposito, juga menjadi faktor kunci yang memengaruhi keputusan dalam memilih layanan digital,” jelas Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia dalam keterangan tertulis (9/12/2025).

Hasil survei ini juga menunjukkan bahwa meningkatnya kesadaran finansial di kalangan masyarakat membuat aspek biaya layanan menjadi faktor yang turut diperhatikan. Promo bebas biaya admin misalnya, menjadi salah satu alasan utama dalam memilih layanan perbankan digital. Pada aspek ini, SeaBank kembali memimpin dengan 47%, diikuti oleh Bank Jago (33%), Neobank (26%), Superbank (15%), dan Allo Bank (11%).

Performa aplikasi bank digital yang stabil (mudah diakses dan jarang error), serta mudah digunakan untuk aktivitas keuangan harian secara konsisten menjadi faktor yang penting bagi masyarakat.

Survei ini juga menemukan bahwa mayoritas pengguna bank digital—terutama Gen Z dan Milenial—paling sering menggunakan aplikasi bank digital mereka untuk transfer, top-up e wallet, dan pembayaran QRIS, disusul dengan tabungan, hingga penggunaan produk deposito.

”Kami melihat generasi pengguna yang lebih muda mendorong perubahan preferensi dalam layanan keuangan. Mereka mengutamakan kepraktisan dan kecepatan, termasuk dalam mengelola tabungan secara digital," pungkas Hansal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan