Dicerai Suami Lulus PPPK, Melda: Siapa Tak Ingin Cantik?

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
Dicerai Suami Lulus PPPK, Melda: Siapa Tak Ingin Cantik?

Perjalanan Melda Safitri: Dari Perceraian Hingga Kehidupan Baru

Melda Safitri, seorang perempuan asal Aceh Selatan yang kini berusia 33 tahun, tengah menjadi sorotan publik. Ia viral setelah dicerai oleh suaminya usai lulus PPPK di Aceh Singkil. Kejadian ini menarik perhatian banyak orang, terutama karena video yang memperlihatkan ia meninggalkan rumah suaminya untuk kembali ke rumah orangtuanya di Aceh Selatan.

Video tersebut memperlihatkan Melda dan dua anaknya dilepas oleh para tetangganya dengan penuh isak tangis. Peristiwa ini mengundang simpati luas dari netizen, terutama perempuan, yang merasa terkena emosional oleh cerita Melda.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Faktor Ekonomi dan Penampilan

Dalam wawancara dan unggahan di media sosial, Melda mengungkapkan bahwa faktor ekonomi menjadi salah satu alasan utama dalam hubungan pernikahannya. Ia menyebut kesulitan dalam membeli perlengkapan kecantikan seperti bedak, karena tekanan finansial selama hidup berumah tangga.

Perceraian yang ia lontarkan kepada saya pada 15 Agustus itu sangat menyakitkan bagi saya, impian yang sudah saya harapkan dengan anak-anak kandas, ujar Melda saat hadir sebagai tamu dalam acara milik Denny Sumargo.

Ia juga mengatakan bahwa penampilannya mungkin menjadi alasan suaminya menceraikannya. Mungkin dari penampilan saya yang kurang menyenangkan lagi, kurang mengurus diri, karena jujur siapa sih perempuan yang tidak mau cantik? tapi kan faktor ekonomi juga. imbuhnya.

Kronologi Perceraian

Menurut keterangan Melda, perceraian terjadi pada 15 Agustus 2025, dua hari sebelum suaminya dilantik sebagai PPPK Satpol PP di Aceh Singkil. Sehari sebelumnya, suaminya pulang kerja dalam keadaan marah-marah karena tidak ada nasi dan lauk di rumah.

Dia tanya ke anak, sudah makan belum? Padahal anak saya memang makan gorengan dari hasil jualan saya di depan rumah. Karena tidak ada bahan, saya belum sempat masak, cerita Melda.

Keesokan harinya, suaminya kembali marah dan memancing emosi Melda. Pertengkaran tak terhindarkan. Saya tanya, apa salah saya? Kamu kan tidak kasih uang belanja, jadi apa yang saya masak? Tapi dia malah makin emosi, tutur Melda.

Tak lama kemudian, suaminya masuk ke kamar, mengemasi pakaian, lalu pergi dengan sepeda motor. Sebelum keluar rumah, ia justru mengucapkan kata talak kepada Melda. Dia bilang, kamu meledak, saya ceraikan 1, 2, 3, kata Melda mengulang ucapannya.

Sejak hari itu, Melda tidak pernah lagi bertemu dengan suaminya. Ia mengaku diblokir dari semua kontak dan hanya mengetahui kabar suaminya dari tetangga. Tidak ada telepon, tidak ada kabar. Semua kontak saya diblokir. Kalau ada keperluan pun dia titip pesan lewat orang lain, ungkap Melda.

Berjuang Bertahan Hidup

Meski dalam kondisi sulit, Melda tetap berjuang untuk bertahan hidup. Ia menjual gorengan dan minuman seribu rupiah di depan rumah. Dari jualan kecil itu saya biayai anak-anak. Kadang jualan sayur dan cabai juga, ujarnya.

Kini, Melda tinggal di rumah orang tua di Aceh Selatan, berusaha memulai hidup baru bersama dua anaknya. Semoga Allah ganti dengan yang lebih baik. Saya cuma ingin fokus pada anak-anak, pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan