
Inovasi Digital untuk Pemerintahan yang Lebih Efisien
Pemerintah Kota Malang terus berupaya memperkuat transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah terbaru adalah peluncuran aplikasi bernama Si Mbois Ker, yang merupakan singkatan dari Sistem Informasi Malang Bersinergi Optimalkan Inovasi Strategi Kerja Sama. Aplikasi ini menjadi salah satu inovasi penting dalam upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan berbasis teknologi dan meningkatkan sinergi antar sektor.
Peluncuran Si Mbois Ker dilakukan di Balai Kota Malang pada hari Kamis (23 Oktober 2025), yang dihadiri oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Sekda Erik Setyo Santoso, serta Kabag Pemerintahan, Yuyun Nanik Ekowati. Acara tersebut ditandai dengan simbolisasi penyentuhan layar digital yang menampilkan gambar tugu Malang dan kepala singa ikonik, yang merepresentasikan semangat kota yang kreatif dan berdaya saing.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Yuyun Nanik Ekowati, kehadiran Si Mbois Ker merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Malang dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang kerja sama. Ia menjelaskan bahwa sebelum hadirnya aplikasi ini, proses kerja sama antarinstansi, kementerian, maupun pihak luar negeri seringkali membutuhkan koordinasi yang panjang dan memakan waktu karena harus dilakukan secara tatap muka.
Dengan adanya Si Mbois Ker, hal tersebut tidak lagi menjadi kendala. "Kini prosesnya bisa dilakukan secara daring, dan semua perkembangan bisa dipantau langsung melalui sistem," tambah Yuyun.
Aplikasi ini dikembangkan melalui kolaborasi erat dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang. Selain itu, Si Mbois Ker dirancang sebagai bagian integral dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menjadi dasar dari digitalisasi birokrasi di Kota Malang.
Fitur-Fitur yang Mendukung Efisiensi dan Transparansi
Salah satu keunggulan utama dari Si Mbois Ker adalah kemampuannya dalam memberikan kemudahan monitoring dan evaluasi terhadap setiap bentuk kerja sama yang dilakukan Pemkot Malang. Fitur-fitur yang tersedia dirancang agar instansi terkait dapat mengakses data dengan cepat dan akurat tanpa perlu proses administrasi yang rumit.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai peluncuran aplikasi ini bukan hanya sekadar inovasi teknis, tetapi juga langkah strategis dalam mempercepat reformasi birokrasi di Malang. "Kami ingin kerja sama antarinstansi maupun dengan pihak eksternal berjalan lebih cepat, tepat, dan akuntabel. Si Mbois Ker adalah wujud nyata dari semangat itu," ujarnya.
Persiapan Sosialisasi dan Pelatihan
Untuk memastikan penggunaan aplikasi ini optimal, Pemkot Malang telah menyiapkan tahap sosialisasi dan pelatihan bagi setiap unit kerja. Tujuannya adalah agar seluruh perangkat daerah dapat menyesuaikan diri dengan sistem digital yang efisien dan terintegrasi mulai awal tahun 2026.
Melalui Si Mbois Ker, Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang modern, transparan, dan berbasis kolaborasi. Terobosan ini diharapkan tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga memperkuat reputasi Kota Malang sebagai salah satu daerah dengan inovasi pemerintahan paling adaptif di Indonesia.