Dikabarkan Meninggal, Pelaku Ledakan SMAN 72 Jalani Operasi

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 10x dilihat
Dikabarkan Meninggal, Pelaku Ledakan SMAN 72 Jalani Operasi

Wakil Ketua DPR: Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Berusia 17 Tahun

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta berusia 17 tahun. Ia juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa pelaku telah meninggal dunia. Dasco menegaskan bahwa terduga pelaku, yang merupakan seorang siswa di SMAN 72 Jakarta Utara, sedang menjalani operasi medis. Sementara itu, puluhan korban luka akibat kejadian tersebut telah dibawa ke RS Islam Cempaka Putih.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan. Kami berdoa semoga yang dioperasi bisa segera pulih dan kembali sehat seperti sedia kala,” ujar Dasco saat berada di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).

Terduga Pelaku Diduga Korban Bullying

Salah satu siswa SMAN 72 Jakarta dengan inisial Z mengungkapkan bahwa terduga pelaku peledakan di musala adalah korban bullying di sekolah. Menurut Z, terduga pelaku sering kali menyendiri dan memakai jas putih. Ia menyatakan bahwa terduga pelaku diduga memiliki hasrat untuk membalas dendam, sehingga merakit bom rakitan yang ditempatkan di tiga titik di sekolah, termasuk mushalla dan kantin.

“Katanya, dia merakit bom sendiri,” kata Z ditemui di sekitar SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11). Z tidak mengenal terduga pelaku secara langsung, tetapi mendengar informasi tentang perundungan dari temannya.

Ledakan Terjadi Saat Salat Jumat

Seorang siswa lain dengan inisial M mengungkapkan bahwa ledakan terjadi saat salat Jumat sedang berlangsung. “Saat sedang khutbah. Sebelum salat Jumat,” ujar M ditemui di sekitar SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11).

Menurut keterangannya, tak ada suara teriakan atau aba-aba sebelum ledakan terjadi. Awalnya, ia mengira ledakan berasal dari sound system atau tabung gas. “Langsung meledak. Keras sekali. Kami tiba-tiba tidak bisa mendengar. Telinga berdengung,” katanya.

Setelah ledakan, jemaah salat Jumat berhamburan keluar musala. Beberapa warga sekolah langsung mengevakuasi korban luka-luka. Menurut M, terduga pelaku merupakan siswa kelas XII, meskipun ia sendiri duduk di kelas X dan tidak mengenal pelaku secara pribadi.

Korban Ledakan Capai 54 Orang

Di sisi lain, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengungkapkan bahwa total korban dalam insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara mencapai 54 orang. Mereka dilarikan ke RS Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih.

“Data yang awal yang baru kita terima tadi, ya, kalau kita jumlahkan, kurang lebih sekitar 54 orang,” ujar Asep di RS Cempaka Putih, Jumat (7/11).

Asep menjelaskan bahwa para korban mengalami luka bakar hingga terkena serpihan akibat ledakan. “Sebagian luka bakar juga, ada yang kena luka serpihan, dan juga ada yang luka kecil dan beberapa yang luka,” tambahnya.

Penanganan Ledakan Dilakukan Secara Profesional

Asep menyatakan bahwa belum dapat menjelaskan lebih detail mengenai ledakan tersebut. Saat ini, tim masih melakukan pendalaman. Tim penjinak bom dari Gegana pun telah diterjunkan di lokasi kejadian.

“Langkah-langkah yang sudah kita lakukan, yang pertama olah TKP, police line, ya. Dan juga sterilisasi oleh JIBOM, ya, dari Gegana, Brimob Polda,” ujar Asep.

Dengan situasi yang masih dalam penyelidikan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan