SENTANI
– Bupati Jayapura, Yunus Wonda, berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Jayapura, khususnya dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menekankan bahwa pemerintah akan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata.
“Tahun depan, semua pengunjung yang datang ke lokasi-lokasi wisata tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar,” ujarnya pada Jumat (5/12).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain itu, kawasan wisata akan melarang pengunjung membawa makanan dari luar dan wajib membeli dari masyarakat setempat. “Pemerintah akan menyiapkan los kuliner agar warga dapat menjual makanan tradisional seperti papeda, ikan bakar, hingga singkong bakar, serta aneka makanan lainnya,” tambahnya.
Menurut Yunus, pemerintah akan menyediakan berbagai fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung pengembangan pariwisata. Beberapa fasilitas yang akan disiapkan antara lain:
- Jalan yang layak untuk akses ke lokasi wisata
- Pondok-pondok wisata yang nyaman dan aman
- Toilet yang bersih dan terjaga kebersihannya
- Area parkir yang cukup
Ia menegaskan bahwa tugas utama masyarakat adalah mengelola fasilitas tersebut dengan baik. Dengan demikian, ia berharap kebijakan ini dapat memberikan manfaat ganda, yaitu:
- Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penjualan makanan lokal
- Meningkatkan potensi pariwisata Kabupaten Jayapura
- Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kabupaten
Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk memperkuat identitas budaya lokal melalui penyajian makanan tradisional yang autentik. Pemerintah berharap kehadiran pengunjung ke lokasi wisata tidak hanya sekadar untuk berlibur, tetapi juga untuk merasakan pengalaman budaya yang unik dan khas dari wilayah ini.
Dalam hal ini, peran masyarakat sangat penting. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini dengan optimal, baik dalam hal memproduksi makanan tradisional maupun dalam menjaga kualitas pelayanan kepada pengunjung. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pariwisata di Kabupaten Jayapura dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.