
Facundo Garces Tetap Ingin Memperkuat Timnas Malaysia Meski Dihukum FIFA
Facundo Garces, bek dari Deportivo Alaves, masih menunjukkan semangat untuk membela Tim Nasional (Timnas) Malaysia meskipun mengalami sanksi dari FIFA. Pemain asal Argentina ini menjadi salah satu dari tujuh pemain naturalisasi yang dihukum oleh organisasi sepak bola internasional tersebut karena dugaan pemalsuan dokumen agar bisa bermain untuk negara yang baru saja ia wakili.
Selain Garces, enam pemain lainnya juga menerima hukuman serupa. Mereka adalah Gabriel Palmero, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, dan Rodrigo Holgado. Ketujuh pemain tersebut mendapat sanksi berupa larangan selama 12 bulan untuk beraktivitas dalam dunia sepak bola serta denda sebesar CHF2000 atau sekitar Rp41 juta.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sultan Johor, Tunku Mahkota Ismail Sultan Ibrahim, memberikan pernyataan terkait kekecewaan Garces atas hukuman yang diberikan oleh FIFA. Menurutnya, kekecewaan itu bukan hanya karena hukuman yang diterima, tetapi juga dampaknya terhadap kebugaran dan performa pemain.
"Dari segi olahraga, dia kecewa karena skorsing akan memengaruhi kebugaran dan performa semua orang. Dan dia masih muda," ujar Tunku Mahkota Ismail Sultan Ibrahim.
Meski begitu, Garces tetap menunjukkan tekadnya untuk tetap memperkuat Timnas Malaysia. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dan berharap masalah ini dapat segera diselesaikan.
"Tapi seperti yang dia katakan, dia tidak bersalah dan dia berharap masalah ini bisa diselesaikan," kata Tunku Mahkota Ismail Sultan Ibrahim. "Dia belum putus asa untuk mewakili tim nasional lagi karena itu negaranya. Itulah yang saya hormati dari profesionalisme mereka."
Facundo Garces, yang lahir pada tahun 1998, bergabung dengan Deportivo Alaves pada Januari 2025. Ia langsung menjadi pemain utama di posisi bek tengah. Namun setelah menerima sanksi dari FIFA, Garces tidak lagi masuk dalam skuad Alaves. Hal ini membuatnya melewatkan empat pertandingan La Liga bersama klubnya.
Peran Garces di Deportivo Alaves
Sejak bergabung dengan Deportivo Alaves, Garces cepat menunjukkan kemampuannya sebagai pemain bertahan. Ia memiliki kualitas teknik dan taktik yang cukup baik, sehingga langsung dipercaya oleh pelatih untuk menjadi bagian dari starting XI. Kehadirannya di lini belakang membantu stabilisasi pertahanan tim.
Namun, setelah hukuman FIFA diberlakukan, Garces harus absen dari beberapa pertandingan. Hal ini tentu berdampak pada performa Alaves, terutama di lini belakang yang kini harus mencari solusi alternatif. Meski begitu, pihak klub tampaknya tetap percaya pada kemampuan Garces dan berharap ia bisa kembali bermain dalam waktu dekat.
Harapan untuk Masa Depan
Garces tetap menjaga semangatnya meski sedang menghadapi tantangan besar. Ia menunjukkan sikap profesional dan komitmen terhadap Timnas Malaysia. Bagi banyak orang, hal ini menjadi contoh bagaimana seorang atlet bisa tetap bertahan dan berjuang meskipun menghadapi tekanan eksternal.
Dengan usia yang masih muda, Garces memiliki potensi besar untuk kembali memperkuat Timnas Malaysia dan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Semoga masalah ini dapat segera selesai, sehingga ia bisa kembali bermain dan menunjukkan kemampuannya di lapangan hijau.