
Penguatan Budaya Literasi di Kepulauan Riau
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang digelar di Studio Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi, Tanjungpinang, pada Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini berhasil menarik partisipasi aktif dari puluhan guru, pustakawan, dan pegiat literasi.
Peran Pustakawan dalam Era Informasi
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri Herry Andrianto, S.E., M.M. membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa di era banjir informasi saat ini, kemampuan literasi menjadi sangat penting untuk membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Pustakawan tidak hanya sekadar mengelola informasi, tetapi juga berperan sebagai fasilitator yang menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tegas Herry.
Ia juga menambahkan bahwa literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan menganalisis informasi.
“Dengan kemampuan literasi yang baik, kita bisa terhindar dari penipuan dan disinformasi yang marak di dunia digital,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Herry mengajak seluruh peserta untuk menjadi anggota Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi.
Tujuan dan Narasumber Bimtek
Sementara itu, Ketua Panitia Raja Nazilah, yang juga Kabid Pembinaan Perpustakaan DPK Kepri, menjelaskan bahwa tujuan bimtek ini antara lain untuk meningkatkan pemahaman pustakawan tentang konsep literasi informasi, mengembangkan keterampilan dalam pengelolaan informasi, serta membangun jejaring antar pustakawan se-Kepri.
Bimtek kali ini menghadirkan narasumber berpengalaman, di antaranya:
- Harken, S.Pd.Ek. (Ketua PW Forum TBM Kepri)
- Dwi Anggraini, S.E. (Diskominfo Kepri)
- Sekar Nur Wulandari, S.E., M.Si. (Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Kepri)
Kegiatan dipandu oleh Aisyah Jali Idris dari RRI Tanjungpinang sebagai moderator.
Harapan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri berharap pustakawan dan pegiat literasi di seluruh daerah semakin siap menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan masyarakat dan menyalakan semangat literasi hingga ke pelosok Kepulauan Riau.
Langkah Konkret dalam Penguatan Literasi
Selain bimtek, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri juga terus melakukan berbagai inisiatif lainnya untuk mendukung penguatan literasi di wilayah provinsi ini. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Peningkatan akses perpustakaan bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil.
- Pelatihan rutin bagi pustakawan dan pengelola perpustakaan.
- Pengembangan program literasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
- Kolaborasi dengan instansi terkait untuk memperluas jangkauan program literasi.
Dengan adanya kegiatan seperti bimtek ini, diharapkan masyarakat Kepulauan Riau semakin sadar akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari. Literasi tidak hanya menjadi alat untuk membaca, tetapi juga menjadi kunci untuk memahami dunia yang semakin kompleks dan dinamis.