Dinparbud Tumbuhkan Matras Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

admin.aiotrade 16 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Dinparbud Tumbuhkan Matras Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
Dinparbud Tumbuhkan Matras Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Upaya Dinparbud Bangka Mengembalikan Kejayaan Pantai Matras

Pantai Matras yang berada di Lingkungan Matras, Sungailiat, dulu pernah menjadi ikon utama Kabupaten Bangka. Namun, kini keberadaannya mulai tergerus oleh munculnya pantai-pantai lain yang menawarkan pilihan lebih banyak bagi wisatawan. Untuk mengembalikan kejayaannya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Bangka melakukan sejumlah inisiatif, salah satunya adalah melalui kawasan Exotic Matras yang telah dibangun dan diresmikan sejak tahun 2023.

Kepala Dinparbud Kabupaten Bangka, Rismi Wira Madonna, menjelaskan bahwa adanya kawasan Exotic Matras diharapkan dapat menjadi titik awal pemulihan kawasan pariwisata Pantai Matras. "Jangan sampai Matras ini yang dulu dikenal orang sebagai ikonnya Kabupaten Bangka, sekarang karena sudah banyak pilihan (pantai lain), maka kita bekerja sama dengan Pokdarwis untuk membuka tempat ini sebagai pusat ekonomi kreatif," ujarnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Event dan Workshop untuk Meningkatkan Minat Wisatawan

Ke depannya, Dinparbud akan melakukan intervensi melalui pelaksanaan event-event edukasi di kawasan Exotic Matras. Tujuan dari event tersebut adalah untuk memberikan wadah bagi masyarakat dan pelajar dalam memahami potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. "Akan ada workshop-workshop ekonomi kreatif ke depannya supaya Matras ini lebih memberikan manfaat kepada masyarakat," jelas Rismi.

Selain itu, ia juga menyampaikan rencana pembukaan kawasan secara rutin setiap akhir pekan. "Karena di Matras ini yang ramai pengunjungnya memang tiap weekend. Kalau hari-hari biasa mungkin agak berat," tambahnya.

Pengurangan Biaya Sewa untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Untuk mendukung para pelaku ekonomi kreatif yang menjajakan produknya di kawasan ruko-ruko Exotic Matras, pihak Dinparbud memberikan keringanan tanpa dipungut biaya alias gratis. "Sementara kita gratiskan ini, karena kondisi masyarakat seperti ini tidak bisa langsung kita pungut (biaya sewa). Jadi untuk setahun ini kita free-kan," ujarnya.

Namun, jika nanti kawasan tersebut mulai dikenakan retribusi biaya sewa, Rismi menjelaskan bahwa nominal yang harus dibayarkan relatif tidak berat. "Kalau retribusi di Perda kita itu tidak berat, hanya Rp150 ribu per bulan. Saya pikir itu tidak memberatkan lah sebetulnya, pemerintah ini tidak mau lah memberatkan masyarakatnya," katanya.

Pengelolaan Kawasan dan Kebersihan

Rismi Wira Madonna juga menjelaskan bahwa biaya retribusi masuk kawasan Pantai Matras selama ini diserahkan ke pihak ketiga. Sementara untuk pengelolaan kawasan pantai dan sekitarnya dikelola oleh Pokdarwis setempat dan tenaga kebersihan yang dibayar oleh Dinas Pariwisata. "Jadi ya kenapa Pantai Matras itu bisa bersih karena memang ada petugas dari kita. Jadi sumber penggajian mereka itu memang sudah dianggarkan untuk petugas kebersihan, dan sebagian besar memang warga sini," tuturnya.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun kawasan Exotic Matras telah hadir, lokasinya yang cukup jauh dari pusat Kota Sungailiat menjadi salah satu tantangan. "Kami sebetulnya mengundang masyarakat untuk dapat hadir. Jadi daripada anak-anak kita di rumah, main game-game terus kan, mungkin bisa datang melihat kegiatan-kegiatan yang ada di Matras," ujar Rismi.

Ia berharap dengan adanya kawasan ini, masyarakat dapat lebih memahami potensi yang ada di Pantai Matras dan kembali memilih destinasi ini sebagai tujuan liburan. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan Pantai Matras dapat kembali menjadi ikon yang membanggakan Kabupaten Bangka.


Topik Terkait:
Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan