
Pemantauan dan Evaluasi Program Revitalisasi Sekolah di Makassar
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Dr Gogot Suharwoto, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Program Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah (Revit) serta digitalisasi sekolah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu (26/10/2025).
Program ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas fisik sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, toilet, hingga sarana pendukung lainnya. Selain itu, program ini juga mendorong transformasi digital di sekolah agar proses pembelajaran lebih modern dan berbasis teknologi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dirjen Gogot didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Iqbal Najamuddin, Kabid SMA Dinas Pendidikan Sulsel, dan tim teknis P2SP. Hadir juga Direktur SD Kemendikdasmen RI, Kadis Pendidikan Kota Makassar beserta jajarannya, dan Kepala BBPMP Provinsi Sulsel.
Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan monitoring dan evaluasi program Revitalisasi Satuan Pendidikan sekaligus melihat praktik pemanfaatan ILP Digitalisasi Sekolah di UPT SPF SD Inpres Perumnas I dan SMA Negeri 1 Makassar, kata Gogot Suharwoto.
Kunjungan ke SD Inpres Perumnas I
Rombongan mengunjungi UPT SPF SD Inpres Perumnas I untuk melakukan monev pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas dan ruang perpustakaan, serta menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut diberikan untuk memperbaiki tiga ruang kelas serta satu ruang perpustakaan yang mengalami kerusakan tingkat sedang.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan belajar siswa. Selain itu, peningkatan infrastruktur juga menjadi langkah penting dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengguna sekolah.
Kunjungan ke SMA Negeri 1 Makassar
Setelah berkunjung ke SD Inpres Perumnas I, rombongan melanjutkan perjalanan ke SMA Negeri 1 Makassar. Di sini, mereka meninjau pelaksanaan Program Revit dan digitalisasi sekolah menengah atas. SMAN 1 Makassar tercatat menerima bantuan Revit.
Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 40 persen. Bantuan yang diberikan mencakup rehabilitasi toilet beserta sanitasi, serta pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) lengkap dengan perabotnya. Proses pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperbaiki fasilitas pendidikan.
Tujuan Program Revit
Program Revit ini tidak hanya untuk memperbaiki sarana fisik sekolah, tetapi juga memperkuat transformasi digital dan lingkungan belajar yang lebih adaptif terhadap teknologi, jelas Gogot.
Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap sekolah memiliki infrastruktur yang memadai dan mampu mendukung proses pembelajaran yang efektif. Selain itu, digitalisasi menjadi fokus utama dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin berkembang.
Tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Iqbal Najamuddin mengaku bersyukur dengan bantuan tersebut. Alhamdulillah dengan adanya kegiatan revitalisasi ini sangat membantu Pemprov Sulsel dalam bidang pendidikan terkait sarana dan prasarana untuk pembelajaran, kata Iqbal.
Ia juga menyampaikan pesan kepada semua kepala sekolah yang menerima program revitalisasi. Saya ingatkan semua teman-teman kepala sekolah penerima program revitalisasi jangan melakukan hal yang melanggar kewenangan sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik sesuai aturan, tegasnya.
Kesimpulan
Program Revit dan digitalisasi sekolah menjadi langkah strategis dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan bantuan pemerintah dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan guru di seluruh wilayah.