Dishub Bogor Antisipasi Arus 22 Juta Pengendara Libur Nataru

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 32x dilihat
Dishub Bogor Antisipasi Arus 22 Juta Pengendara Libur Nataru

Persiapan Dishub Kabupaten Bogor Menghadapi Nataru 2025/2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah ini dilakukan dengan mengacu pada evaluasi pergerakan penumpang pada periode Nataru sebelumnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menjelaskan bahwa data nasional menunjukkan total pergerakan penumpang angkutan pribadi mencapai 22.442.276 orang selama periode 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Meskipun data tersebut mencakup seluruh wilayah Indonesia, dampaknya sangat terasa di Kabupaten Bogor yang menjadi daerah penyangga Jakarta serta tujuan utama wisata.

Evaluasi Pergerakan Penumpang

Berdasarkan evaluasi, pergerakan penumpang selama Nataru mencakup tiga fase, yaitu pra, saat, dan pasca Natal dan Tahun Baru. Mayoritas penggunaan angkutan pribadi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, menjadi dominasi dalam pergerakan tersebut.

Secara nasional, pergerakan penumpang terbesar berasal dari sepeda motor arteri, baik keluar maupun masuk wilayah Jabodetabek. Totalnya mencapai lebih dari 12,5 juta orang. Secara detail, sepeda motor arteri keluar Jabodetabek tercatat sebanyak 6.421.847 penumpang, sedangkan yang masuk mencapai 6.144.750 penumpang.

Selain itu, pergerakan penumpang menggunakan mobil tol juga tercatat sebanyak 2.980.871 orang keluar Jakarta dan 3.151.067 orang masuk Jakarta. Sementara itu, mobil arteri tercatat sebanyak 1.862.966 orang keluar Jabodetabek dan 1.880.775 orang masuk Jabodetabek.

Fokus Pada Keselamatan Lalu Lintas

Bayu menilai dominasi sepeda motor dalam pergerakan Nataru menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan lalu lintas, khususnya di jalur arteri non-tol yang banyak melintasi wilayah Kabupaten Bogor.

Untuk itu, Dishub Kabupaten Bogor memperkuat pengawasan dan pengaturan lalu lintas di jalur arteri serta kawasan wisata yang berpotensi terdampak lonjakan pergerakan. Penempatan personel dan waktu pengaturan lalu lintas juga disesuaikan agar lebih responsif terhadap lonjakan mobilitas masyarakat pada jam-jam tertentu selama masa libur Nataru.

Strategi Pengendalian Lalu Lintas

Berdasarkan evaluasi tersebut, strategi pengendalian lalu lintas disesuaikan dengan fokus pada simpang-simpang rawan kepadatan, jalur wisata, serta jalur penghubung utama. Pendekatan berbasis data nasional dan evaluasi lapangan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian lalu lintas selama Nataru 2025/2026 di Kabupaten Bogor.

Imbauan Kepada Masyarakat

Bayu mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas, dan selalu mengutamakan keselamatan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci agar mobilitas tinggi selama Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, termasuk di wilayah Kabupaten Bogor.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan