Diskominfo Binjai Luncurkan Sosialisasi Penguatan Data Geospasial

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Diskominfo Binjai Luncurkan Sosialisasi Penguatan Data Geospasial

Sosialisasi Penguatan Data Geospasial di Kota Binjai

Kota Binjai, aiotrade.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Binjai mengadakan sosialisasi tentang penguatan data geospasial di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), pada hari Kamis (6/11) lalu. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak, dan dihadiri oleh narasumber dari berbagai instansi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Chairin menyampaikan bahwa data geospasial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat. Ia menjelaskan bahwa data geospasial merupakan informasi yang berkaitan dengan lokasi di permukaan bumi, seperti penggunaan peta digital untuk mencari alamat.

“Dengan data geospasial yang akurat, pemerintah dapat merencanakan pembangunan secara tepat, mulai dari penentuan batas wilayah, lokasi infrastruktur, hingga pengelolaan sumber daya alam,” ujar Chairin.

Ia menambahkan, “Mari bersama mendukung terwujudnya sistem satu data agar informasi menjadi lebih akurat, terpadu, dan bermanfaat bagi kemajuan bersama.”

Tujuan Sosialisasi

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Binjai, Hendra Januar, dalam laporannya menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai tata kelola data dan informasi geospasial. Hal ini meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyebarluasan data geospasial.

“Melalui kegiatan ini, perangkat daerah diharapkan memahami pentingnya data dan informasi geospasial, memiliki pedoman dalam tata kelola, serta mampu memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi mengenai data geospasial di Kota Binjai,” jelasnya.

Peran Data Geospasial dalam Pembangunan

Narasumber Arif Purnomo menjelaskan bahwa data geospasial memiliki peran penting dalam mendukung analisis berbasis lokasi yang menghubungkan data sosial, ekonomi, dan lingkungan. Data ini menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan yang tematik, holistik, integratif, dan spasial. Selain itu, data geospasial juga menjadi landasan hukum dan strategi dalam pelaksanaan dokumen perencanaan seperti RPJPD, RPJMD, dan RKPD.

“Melalui pemanfaatan data geospasial, pemerintah dapat meningkatkan kualitas tata ruang, pemerataan pembangunan, efisiensi biaya, perlindungan lingkungan, serta transparansi informasi kepada publik,” tuturnya.

Harapan Pemko Binjai

Pemko Binjai berharap, sosialisasi ini dapat menciptakan kesamaan pemahaman dan komitmen dalam pengelolaan data geospasial. Hal ini dilakukan agar dapat mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Manfaat Data Geospasial

Berikut beberapa manfaat utama dari data geospasial:

  • Perencanaan Pembangunan yang Lebih Efektif
    Data geospasial membantu pemerintah dalam merencanakan pembangunan dengan mempertimbangkan lokasi dan kondisi wilayah secara akurat. Ini termasuk penentuan batas wilayah, lokasi infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya alam.

  • Peningkatan Transparansi Informasi
    Dengan data geospasial yang terpadu, informasi yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih akurat dan mudah dipahami. Hal ini meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

  • Efisiensi Biaya dan Perlindungan Lingkungan
    Data geospasial membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, sehingga mengurangi risiko pemborosan sumber daya. Selain itu, data ini juga berkontribusi dalam perlindungan lingkungan dengan memastikan pembangunan sesuai dengan kondisi ekologis wilayah.

  • Penguatan Sinergi antar Instansi
    Dengan adanya sistem satu data, instansi-instansi pemerintah dapat bekerja sama secara lebih baik dalam pengelolaan dan pemanfaatan data geospasial.

Dengan demikian, sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran dan komitmen bersama untuk memperkuat pengelolaan data geospasial di Kota Binjai.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan