Dispar Denpasar Gelar Hobbyland 2025 di Graha Yowana Suci, Lomba Miniatur Tamiya dan E-Sport

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Dispar Denpasar Gelar Hobbyland 2025 di Graha Yowana Suci, Lomba Miniatur Tamiya dan E-Sport
Dispar Denpasar Gelar Hobbyland 2025 di Graha Yowana Suci, Lomba Miniatur Tamiya dan E-Sport

Hobbyland 2025: Kombinasi Antara Miniatur Otomotif dan E-Sport

Dalam rangka memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Kota Denpasar menggelar ajang Hobbyland 2025. Event ini diadakan bekerja sama dengan BKRAF Kota Denpasar dan Komunitas Tamiya Denpasar. Terdapat dua acara utama dalam Hobbyland, yaitu 4Wheel Racing dan E-Sport Holy Rumble Night yang diselenggarakan di Graha Yowana Suci (GYS).

Kegiatan ini menampilkan dua dunia yang sangat diminati oleh generasi muda, yaitu miniatur otomotif Tamiya dan kompetisi e-sport. Kedua acara ini menonjolkan aspek kreativitas, ketangkasan, serta inovasi digital.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menjadi Laboratorium Kreativitas Publik

AA Ngurah Mahendra Putra, Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, menjelaskan bahwa Hobbyland bukan hanya sekadar ajang hobi, tetapi juga menjadi laboratorium kreativitas publik. Tujuannya adalah untuk mendorong munculnya bibit-bibit muda yang mampu mengembangkan ide, inovasi, dan produk kreatif.

“Melalui wadah ini, kami ingin mendorong munculnya bibit-bibit muda yang mampu mengembangkan ide, inovasi, dan produk kreatif, seperti modifikator mini 4WD yang punya potensi ekonomi tinggi. Denpasar sudah membuktikan hal serupa lewat subsektor motor custom yang kini diakui secara nasional,” ujar Ngurah Mahendra, Senin, 27 Oktober 2025.

Event yang berlangsung selama dua hari, yakni 25-26 Oktober, juga menjadi ruang pertemuan antar-komunitas Tamiya se-Bali. Peserta tidak hanya berlomba, tetapi juga saling berbagi pengetahuan, teknik, dan strategi perakitan.

“Graha Yowana Suci kini bukan sekadar tempat kegiatan, tetapi menjadi laboratorium ide dan kreativitas, tempat budaya, teknologi, dan imajinasi bersatu melahirkan nilai baru bagi Denpasar,” tambahnya.

E-Sport Holy Rumble Night

Sementara itu, Bagus Eka Suarthana, Pengurus E-Sport Kota Denpasar, menjelaskan bahwa ajang Holy Rumble Night menghadirkan dua kategori kompetisi utama, yakni FC26 (Football Club 26) dan Tekken 8, dua game yang tengah populer di dunia e-sport global.

“Event ini tidak hanya untuk gamer profesional, tapi juga terbuka bagi komunitas lokal dan pelaku kreatif digital. Kami ingin membangun ekosistem digital entertaiment yang sehat dan berdaya saing,” ujar Bagus Eka.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran influencer dan cosplayer lokal yang berinteraksi langsung dengan peserta dan penonton, menciptakan nuansa interaktif khas budaya pop modern.

Membangun Ekosistem Digital yang Berkelanjutan

Menurutnya, dukungan Pemkot Denpasar terhadap penyelenggaraan e-sport dan konten kreator digital ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengembangkan subsektor digital dan hiburan modern sebagai bagian penting dari peta ekonomi kreatif Denpasar.

“Melalui ajang seperti ini, kami berharap lahir lebih banyak talenta baru seperti caster, streamer, dan event organizer kreatif yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Kesimpulan

Hobbyland 2025 merupakan sebuah inisiatif yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi di kalangan generasi muda. Dengan menggabungkan unsur seni, teknologi, dan hiburan, acara ini memberikan wadah yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan