Disparbud Jabar Hadirkan West Java Festival 2025

admin.aiotrade 11 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Disparbud Jabar Hadirkan West Java Festival 2025

Perayaan West Java Festival 2025 Berlangsung Meriah

BANDUNG – Gelaran West Java Festival 2025 berlangsung dengan penuh semangat. Kegiatan yang diselenggarakan di Kiara Artha Park, Kota Bandung, pada hari Minggu (9/11/2025) berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat. Selain menyajikan hiburan dari para musisi ternama, acara ini juga menawarkan berbagai aktivitas seru dan layanan yang memadai bagi pengunjung.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima sertifikat Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI. Sertifikat ini diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan. Penyerahan sertifikat ini menjadi bukti bahwa West Java Festival telah terpilih sebagai salah satu event unggulan yang mendukung pengembangan pariwisata daerah berkualitas.

Menurut Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, yang diwakili oleh Staf Khusus Bidang Hukum dan Akuntabilitas Kemenpar RI, Bambang Andikaning Prang, kegiatan ini memperkuat posisi Jawa Barat sebagai destinasi pariwisata yang berbasis budaya. "West Java Festival memiliki tema Gapura Panca Waluya yang mengandung nilai-nilai kehidupan masyarakat seperti cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Nilai-nilai ini bukan hanya sekadar filosofi, tetapi menjadi pedoman dalam upaya mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, ramah lingkungan, sehat, dan inklusif," ujarnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menilai bahwa festival tahunan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga momen penting untuk menumbuhkan etos kerja dan produktivitas masyarakat. "Pesan utamanya adalah ekonomi harus tumbuh, rakyat harus kreatif. Yang paling penting adalah setiap orang harus mau bekerja, tanpa mempermasalahkan jenis pekerjaannya," katanya.

Kepala Disparbud Jabar Iendra Sofyan menjelaskan bahwa West Java Festival merupakan sebuah event untuk memperlihatkan hasil kerja ekonomi. "Dalam konteks pariwisata, jika sektor ini berjalan baik, maka pembangunan kesehatan dan pendidikan juga akan ikut berkembang. Pariwisata bisa mengemas sesuatu yang memiliki nilai tambah, sehingga jumlah wisatawan yang datang pun meningkat," ujarnya.

Dia yakin bahwa dengan berkembangnya ekonomi kreatif, akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Jabar. "Jika sektor ekonomi kreatif berkembang, maka lapangan kerja akan terbuka secara otomatis, pendapatan masyarakat akan meningkat, dan perekonomian akan berputar lebih cepat," kata Iendra.

Melalui kegiatan ini, kunjungan wisatawan diharapkan meningkat serta mampu mengangkat dan memperkenalkan keragaman seni budaya daerah. Selain itu, West Java Festival juga berdampak dalam menggerakkan roda perekonomian dan membuka peluang bagi masyarakat untuk mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif.

Manfaat dan Dampak Acara

  • West Java Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangkitkan semangat kerja dan kreativitas masyarakat.
  • Penyerahan sertifikat Karisma Event Nusantara menunjukkan bahwa acara ini diakui sebagai salah satu event unggulan yang mendukung pariwisata berbasis budaya.
  • Tema Gapura Panca Waluya mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakat yang menjadi pedoman dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
  • Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkenalkan keragaman seni budaya daerah.
  • Dengan adanya West Java Festival, perekonomian daerah akan semakin bergeliat, terutama melalui promosi produk ekonomi kreatif.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan