Distribusi Bantuan Pangan 2025 Selesai, Menjangkau 42.306 Jiwa di Parigi Moutong

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Distribusi Bantuan Pangan 2025 Selesai, Menjangkau 42.306 Jiwa di Parigi Moutong
Distribusi Bantuan Pangan 2025 Selesai, Menjangkau 42.306 Jiwa di Parigi Moutong

Penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 Selesai 100 Persen di Kabupaten Parigi Moutong

Penyaluran bantuan pangan tahun 2025 di Kabupaten Parigi Moutong telah selesai dilaksanakan secara menyeluruh. Proses distribusi yang berlangsung selama beberapa bulan ini telah mencapai 100 persen, dengan penutupan rangkaian distribusi dilakukan di Kecamatan Taopa.

Rangkaian Distribusi Berakhir di Kecamatan Taopa

Kecamatan Taopa menjadi wilayah terakhir yang menerima bantuan pangan dalam rangkaian penyaluran tahun ini. Hal ini menandai selesainya proses pendistribusian yang telah berlangsung sejak Oktober hingga November 2025. Seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan di Kabupaten Parigi Moutong telah mendapatkan bantuan sesuai rencana.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Jumlah Penerima dan Komoditas yang Disalurkan

Total penerima bantuan pangan mencapai 42.306 jiwa, yang tersebar merata di seluruh wilayah administratif. Bantuan yang disalurkan terdiri dari dua komoditas utama, yaitu beras dan minyak goreng. Kedua jenis bahan pokok ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk menjaga kesejahteraan dan ketahanan pangan.

Jumlah beras yang didistribusikan mencapai 846,120 ton, sementara minyak goreng yang diserahkan kepada penerima sebanyak 169,234 liter. Angka-angka ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Proses Pendistribusian yang Berjalan Lancar

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Hj Sofiana, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian distribusi berjalan sesuai rencana tanpa mengalami kendala signifikan. Proses ini dilakukan secara bertahap oleh tim Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog.

Penyaluran bantuan pangan secara keseluruhan dinyatakan selesai pada 13 Desember 2025. Hal ini ditandai dengan pengiriman terakhir ke Kecamatan Taopa, yang menjadi titik akhir dari seluruh rangkaian distribusi.

Partisipasi Lintas Sektor dalam Pengamanan

Kelancaran distribusi tidak terlepas dari partisipasi aktif berbagai instansi dan lembaga. Selama proses pendistribusian, Dinas Ketahanan Pangan didampingi oleh aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta pendamping dari Bulog dan Dinas Sosial.

Koordinasi antarinstansi tersebut dinilai sebagai faktor penting dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat. Sinergi yang terbangun mampu menjaga proses distribusi tetap aman, tertib, dan transparan.

Laporan kepada Bupati dan Pejabat Terkait

Hj Sofiana menyampaikan laporan tersebut kepada Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program Bantuan Pangan pemerintah. Laporan ini juga disaksikan oleh Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Tongiro, serta warga yang hadir dalam acara pembukaan Gerakan Pangan Murah jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam pidatonya, Hj Sofiana menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil mendistribusikan bantuan pangan ke 23 kecamatan, 278 desa, dan 5 kelurahan dengan jumlah penerima sebanyak 42.306 jiwa. Ia juga menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak memberikan kontribusi besar dalam kelancaran proses distribusi.

Kesimpulan

Selesainya penyaluran bantuan pangan tahun 2025 di Kabupaten Parigi Moutong menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan. Dengan kerja sama yang baik antara berbagai instansi dan lembaga, proses distribusi dapat berjalan lancar dan efektif, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan