Distribusi BBM 29.500 Liter Tembus Takengon via Udara dan Darat

admin.aiotrade 21 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Distribusi BBM 29.500 Liter Tembus Takengon via Udara dan Darat

Distribusi BBM ke Takengon, Aceh Tengah Menghadapi Tantangan Akses

Sebanyak 29.500 liter bahan bakar minyak (BBM) telah tiba di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Wilayah ini masih menghadapi keterbatasan akses akibat kerusakan yang terjadi pasca-bencana banjir bandang dan longsor. Dari total pasokan tersebut, sejumlah 13.500 liter BBM yang terdiri dari Pertalite dan Biosolar dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

54 Persen BBM untuk Penanganan Bencana

Adapun sebanyak 16 ribu liter BBM jenis Pertalite dan Biosolar atau sekitar 54,23 persen dari jumlah yang dikirimkan, dialokasikan untuk posko penanganan darurat. Penggunaan BBM tersebut dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Komandan Distrik Militer (Kodim) dalam upaya penanganan pascabencana.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Distribusi Melalui Jalur Udara dan Darat

PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa BBM untuk Takengon dipasok dari Integrated Terminal Medan, Sumatra Utara. BBM tersebut diangkut menggunakan pesawat Air Tractor dari Bandara Kualanamu, Medan, menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah.

Setibanya di Bandara Rembele, BBM dipindahkan oleh petugas ke mobil tangki berukuran medium 8.000 kiloliter (KL), untuk selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat ke SPBU dan posko penanganan bencana di Bener Meriah dan Takengon.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw Mobil mengatakan, penggunaan tangki medium digunakan untuk mempermudah manuver melalui jalan yang masih terbatas.

“Distribusi BBM dari Bandara Rembele menuju Aceh Tengah menggunakan mobil tangki menempuh waktu sekitar satu jam. Saat ini, kondisi jalur dari Bandara Rembele menuju Aceh Tengah relatif aman dan dapat dilalui oleh mobil tangki,” kata Fahrougi dikutip dari keterangan resmi, Minggu (21/12/2025).

Perbaikan Jalur ke Aceh Tengah Masih Berlangsung

Fahrougi menyatakan, distribusi BBM dilakukan dengan berbagai moda yang memungkinkan untuk menembus jalur yang masih terisolir. Mulai dari penggunaan pesawat Air Tractor hingga jalur reguler, alternatif dan emergency (RAE) distribusi BBM dari Fuel Terminal Lhokseumawe dapat digunakan kembali secara aman.

Saat ini, Jembatan Teupin Mane yang menghubungkan wilayah Lhokseumawe dan Bireuen telah selesai diperbaiki. Namun demikian, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang tertimbun longsor serta beberapa jembatan yang terputus, sehingga jalur reguler distribusi BBM dari Lhokseumawe menuju Aceh Tengah belum dapat beroperasi secara optimal.

“Kami berharap masyarakat tetap sabar dan mendukung upaya-upaya Pertamina dan petugas di lapangan dalam menyalurkan energi kepada masyarakat dengan berbagai skema alternatif,” tutur Fahrougi.

Pemantauan Stok BBM dan LPG Jelang Nataru

Bahlil belum menghitung kuota BBM untuk SPBU swasta yang bandel. Bahlil juga menegaskan bahwa stok BBM dan LPG jelang Natal dan Tahun Baru aman.

Beberapa promo Natal dan Tahun Baru dari Pertamina tersedia, termasuk BBM, Bright Gas, dan hotel. Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi resmi dari Pertamina mengenai promo dan kebijakan terkait BBM dan LPG.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan