Ditopang Teknologi dan Keuangan, Wall Street Naik 1,37 Persen

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Ditopang Teknologi dan Keuangan, Wall Street Naik 1,37 Persen

Pergerakan Pasar Wall Street yang Menggembirakan

Pada perdagangan Senin (20/10), pasar Wall Street mengalami lonjakan signifikan. Penguatan ini didorong oleh sektor keuangan dan teknologi yang menjadi pendorong utama kenaikan indeks. Investor kembali memperlihatkan selera risiko yang positif, sementara kekhawatiran terhadap kualitas kredit bank regional mulai mereda.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dilaporkan bahwa indeks Dow Jones Industrial Average naik 515,97 poin atau 1,12 persen menjadi 46.706,58. Sementara itu, S&P 500 menguat 71,12 poin atau 1,07 persen ke 6.735,13, dan Nasdaq Composite naik 310,57 poin atau 1,37 persen ke 22.990,54. Ketiga indeks utama Wall Street ditutup dengan kenaikan tajam. Bahkan, indeks saham berkapitalisasi kecil, Russell 2000, melonjak 2 persen, melebihi kinerja indeks utama lainnya.

Menurut Paul Nolte, penasihat kekayaan senior sekaligus strategi pasar di Murphy & Sylvest, pergerakan pasar hari ini sangat solid dan menyeluruh. "Tidak ada sentimen negatif, ada sedikit kelegaan dari sektor keuangan, investor melihat penurunan pekan lalu sebagai reaksi berlebihan. Bagi pasar, seolah-olah semuanya kembali baik-baik saja," ujarnya.

Saham Apple sempat mencapai rekor tertinggi, sementara Meta, Netflix, dan Alphabet menguat antara 1,3 persen hingga 3,3 persen. Indeks Philadelphia Semiconductor juga mencetak rekor baru, ditutup naik 1,6 persen.

Laporan kinerja keuangan bank regional AS yang akan dirilis dalam waktu dekat diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai sektor perbankan. Sebelumnya, aksi jual pekan lalu disebabkan oleh kekhawatiran terhadap tekanan kredit sistemik.

Analis memperkirakan pertumbuhan laba perusahaan yang tergabung dalam S&P 500 pada kuartal III akan mencapai 9,3 persen secara tahunan, meningkat dari perkiraan sebelumnya 8,8 persen pada 1 Oktober. Matthew Keator, Managing Partner di Keator Group, mengatakan bahwa banyak ketidakpastian yang sempat dikhawatirkan perusahaan, seperti legislasi pajak dan tarif, kini mulai mereda. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk fokus pada pendapatan dan profitabilitas.

Sentimen pasar juga mendapat dorongan tambahan setelah penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, menyatakan bahwa penutupan sebagian pemerintahan federal kemungkinan akan berakhir pekan ini. Dengan penutupan yang telah memasuki hari ke-20, investor dan pembuat kebijakan harus menavigasi situasi di tengah keterbatasan data ekonomi. Namun, Departemen Tenaga Kerja AS berencana merilis indeks harga konsumen (CPI) September pada Jumat mendatang, yang akan memberi Federal Reserve pandangan tentang kondisi inflasi serta sejauh mana tarif impor Presiden Donald Trump berdampak terhadap kenaikan harga.

Dalam ketegangan dagang yang masih berlangsung antara Washington dan Beijing, Trump mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran tarif terhadap China jika Beijing kembali melakukan pembelian komoditas pertanian utama, termasuk kedelai. Ia menyalahkan eskalasi terbaru pada kebijakan kontrol ekspor mineral langka China.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, layanan komunikasi mencatat kenaikan persentase terbesar, sementara sektor barang konsumsi primer dan utilitas justru melemah tipis.

Saham Boeing naik 1,8 persen setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Penerbangan Federal (FAA) untuk meningkatkan produksi pesawat 737 MAX menjadi 42 unit per bulan. Sementara itu, saham WeightWatchers melesat 9,3 persen setelah perusahaan mengumumkan kerja sama dengan Amazon untuk layanan pengiriman obat penurun berat badan.

Di NYSE, jumlah saham naik mengungguli yang turun dengan rasio 4,81 banding 1, mencatat 345 saham mencapai level tertinggi baru dan 47 saham ke level terendah baru. Di Nasdaq, 3.599 saham naik sementara 1.078 turun, dengan rasio 3,34 banding 1 untuk saham yang menguat. S&P 500 membukukan 23 rekor tertinggi baru dalam 52 minggu, sedangkan Nasdaq Composite mencatat 77 rekor baru dan 69 rekor terendah.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 17,50 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 20,21 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan