Divestasi Chengdong Lanjut, Jual 3,71 Miliar Lembar Saham BUMI pada 1-22 Desember

admin.aiotrade 27 Des 2025 2 menit 18x dilihat
Divestasi Chengdong Lanjut, Jual 3,71 Miliar Lembar Saham BUMI pada 1-22 Desember


aiotrade, JAKARTA — Chengdong Investment Corp terus menjalankan strategi divestasi saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) hingga akhir 2025.

Pada periode 1–22 Desember 2025, salah satu pemegang saham pengendali BUMI tersebut melalui rekening kustodian HSBC-Fund Services melakukan penjualan total sebanyak 3,71 miliar saham. Emiten pertambangan yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Grup Salim ini menjadi fokus dari aksi jual tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirilis pada Jumat (26/12/2025), Chengdong Investment Corp melalui HSBC-Fund Services melaporkan penurunan kepemilikan saham di BUMI dari 25,99 miliar saham atau setara 6,99% hak suara menjadi 22,28 miliar saham atau 5,99% hak suara.

Penurunan ini merupakan hasil dari serangkaian transaksi penjualan tidak langsung yang dilakukan secara bertahap sejak 1 Desember hingga 22 Desember 2025. Tujuan utamanya adalah untuk melakukan divestasi saham.

Dalam periode tersebut, HSBC-Fund Services menjual saham BUMI melalui lebih dari 20 kali transaksi. Harga jual bervariasi antara Rp238 hingga Rp388 per saham. Beberapa transaksi besar tercatat dalam beberapa hari perdagangan, seperti:

  • Penjualan 300 juta saham pada 1 Desember 2025 dengan harga Rp244 per saham.
  • Penjualan 300 juta saham pada 8 dan 9 Desember 2025 dengan harga berkisar antara Rp245–Rp270 per saham.
  • Penjualan 300 juta saham pada 10 Desember 2025 dengan harga mencapai Rp299 hingga Rp326 per saham.

Penjualan juga berlanjut pada paruh kedua Desember dengan volume yang lebih kecil. Transaksi terakhir tercatat pada 22 Desember 2025, yaitu penjualan sebanyak 50,85 juta saham pada level harga Rp388 per saham.

Dalam laporan tersebut, HSBC-Fund Services menegaskan bahwa transaksi dilakukan tanpa status sebagai pengendali dan tidak disertai dengan rencana untuk mempertahankan pengendalian atas Perseroan.

“Seluruh saham yang dilepas diklasifikasikan sebagai saham biasa, dan transaksi dilakukan tanpa skema repurchase agreement,” demikian keterangan dalam laporan tersebut.

Repurchase agreement adalah kesepakatan transaksi efek dalam jangka pendek dengan harga yang telah ditentukan. Perusahaan juga menyatakan sikapnya untuk tidak mempertahankan pengendalian. Dengan demikian, aksi jual saham oleh Chengdong akan terus berlanjut.

Dalam catatan Bisnis, Chengdong menjadi salah satu investor besar yang terus melancarkan aksi jual saham Bumi Resources dalam beberapa bulan terakhir. Selain perusahaan investasi asal Tiongkok ini, UBS AG juga terpantau melakukan aksi serupa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan