DJ Panda Akhirnya Minta Maaf, Ini Tanggapan Erika Carlina

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 17x dilihat
DJ Panda Akhirnya Minta Maaf, Ini Tanggapan Erika Carlina

Permintaan Maaf DJ Panda dan Proses Perdamaian yang Masih Dalam Peninjauan

DJ Panda akhirnya muncul ke hadapan awak media untuk menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dan kekhilafan yang telah dia lakukan. Kesalahan tersebut terkait dengan pengunggahan data pribadi yang mengakibatkan Erika Carlina mendapat bullying dan teror dari para penggemarnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Permintaan maaf yang disampaikan oleh DJ Panda, yang memiliki nama lengkap Giovanni Surya Saputra, diapresiasi positif oleh Mohammad Faisal, kuasa hukum dari Erika Carlina. Ia menilai bahwa konferensi pers yang dilaksanakan oleh pihak DJ Panda merupakan sebuah itikad baik dalam menangani kasus ini.

“Kami menyambut adanya sebuah konferensi pers tersebut merupakan sebuah itikad baik yang sudah dilaksanakan oleh pihak DJP atas hal-hal yang mencakup tentang perkara ini,” ujar Mohammad Faisal saat dikonfirmasi oleh awak media.

Menurutnya, permintaan maaf DJ Panda semakin membuktikan bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dengan menyebarkan data pribadi milik Erika Carlina. Hal ini berdampak pada klien kami yang kemudian dihujat dan diteror oleh penggemar DJ Panda.

“Kami menganggap bahwa perbuatan tersebut telah diduga adanya dugaan tindak pidana sebagaimana pasal-pasal yang dilaporkan oleh klien kami. Namun fokusnya di sini bukan berbicara tentang konteks pasal maupun literatur pasal-pasal yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut,” tambah pengacara Erika.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah apakah permintaan maaf yang disampaikan oleh DJ Panda dapat menjadi dasar untuk berdamai dengan pihak terlapor atau bahkan mencabut laporan yang telah diajukan.

“Di sini kami menilai adanya permintaan maaf tersebut merupakan satu instrumen yang menjadi cikal bakal mungkin dapat tidaknya klien kami untuk melaksanakan perdamaian dengan terlapor dan atau juga mencabut laporannya,” imbuhnya.

Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Erika Carlina akan menerima permintaan maaf dari DJ Panda dan memilih berdamai melalui proses restorative justice (RJ). Mohammad Faisal menyatakan bahwa dirinya perlu berkomunikasi terlebih dahulu dengan klien untuk membahas hal tersebut.

“Kami akan membahas apakah yang sudah dilaksanakan oleh DJ Panda terkait dengan permintaan maaf dan mengakui perbuatan dugaan tindak pidana tersebut dapat menjadi acuan untuk berdamai dengan yang bersangkutan sehingga mencabut laporannya, nanti akan kami update lagi,” katanya.

Prinsip Keadilan sebagai Tolok Ukur Perdamaian

Meski permintaan maaf telah disampaikan, Erika Carlina tetap mempertimbangkan prinsip keadilan sebagai salah satu aspek penting dalam proses perdamaian. Menurut Mohammad Faisal, keadilan menjadi tolak ukur apakah klien mereka akan menerima permintaan maaf atau tidak.

“Fokusnya di sini kami ingin meluruskan kepada media, fokusnya bukan karena Erika ingin hanya yang bersangkutan meminta maaf, akan tetapi substansinya yang menjadi esensial, apakah telah memenuhi rasa keadilan atau tidak bagi klien kami. Di situ tolak ukurnya,” paparnya.

Proses perdamaian melalui RJ masih dalam peninjauan, dan pihak Erika Carlina akan mengevaluasi apakah langkah yang dilakukan oleh DJ Panda telah cukup untuk memenuhi harapan mereka. Sampai saat ini, belum ada keputusan resmi yang diambil oleh pihak klien.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan